REFORMED-INJILI?

Monday, April 07, 2008

DANIEL LUCAS LUKITO & STEPHEN TONG TENTANG PREDESTINASI

Tong dan Lukito dkk menyesatkan murid2 mereka dengan ajaran sesat yang tidak diajarkan firman Allah tetapi diangkat dari ajaran Calvin dkk.:

Misalnya, Tong dan Lukito meneruskan kesesatan Calvin yang mengajarkan dogma palsu bahwa Allah mengatur dan menikmati kejatuhan Adam dan keturunannya dalam dosa: "I... ask how it is that the fall of Adam involves so many nations with their infant children in eternal death without remedy unless it so seemed meet with God [sic]? ... The decree, I admit, is dreadful; and yet it is impossible to deny that God foreknew what the end of man was to be before he made him, and foreknew, because he had so ordained by his decree... God not only foresaw the fall of the first man, and in him the ruin of his posterity; but also at his own pleasure arranged it." (Calvin, Institutes, III, xxiii, 7)

Tong dkk dengan membabi buta mengabaikan firman Allah dan berjuang mempertahan falsafah sesat determinisme fatalistik bahwa Allah menciptakan sebagian manusia untuk dibinasakan: "Paul teaches us that the ruin of the wicked is not only foreseen by the Lord, but also ordained by his counsel and his will... not only the destruction of the wicked is foreknown, but that the wicked themselves have been created for this very end -- that they may perish" (Hodge, Commentaries Romans 9:18); Arthur Pikn dengan tegas mengajarkan kesesatan predestinasi bahwa Adam berdosa karena didekritkan Allah: ". . .Adam eating of the forbidden fruit, but He decreed beforehand the he should do so" (Boettner, Predestination, 249)


STTRI dan SAAT bukan mengajarkan ajaran firman Allah yang murni. Mereka memakai Alkitab untuk membenarkan dan meneruskan ajaran sesat dari Calvin. Bedanya: Tong lebih vokal dan arogan, sedangkan Lukito dengan ramah. Tetapi intinya sama saja.

4 Comments:

Blogger doraemon said...

ayoo dong, lu bikin institut pembelajaran Alkitab yang berdasarkan lu . . . sapa tau lebi jago dari Calvin

12:24 AM  
Blogger Ismail said...

Jangan macam macam, belajar dengan benar Alkitab- jangan se-potong2, bukan setahun dua tahun, belajar dengan sesungguhnya dan buka hati dengan jujur , kalau memang mau tahu kebenaran , jangan bilang menyesatkan tetapi tidak bisa menjelaskan sesatnya dimana ?

3:08 AM  
Blogger hiyashi.ramen said...

setuju dengan ismaiill ^^


ada si A bilang si B bodoh,
tapi ketika ditanya "dimana kebodohan si B", si A gak bisa jelasin,
yang bodoh itu ya si A ha ha ha

kalo bilang sesat, jelasin sesatnya dimana, yang sesat ya pembuat blog ini hahahaha

8:25 PM  
Blogger Indra said...

ayo belajar firman Tuhan... :)

9:58 PM  

Post a Comment

<< Home