REFORMED-INJILI?

Tuesday, August 05, 2008

CARA REFORMED INJILI REBUT ANGGOTA GEREJA LAIN

Kalau dicermati teliti sejarah dan pola gereja reformed injili Stephen Tong dari awal maka jelas2 lembaga ini merebut anggota gereja2 lain dengan cara2 'spiritual.'

Sejak berdirinya di akhir 1970an cara2 utama Stephen Tong mendirikan gerejanya yaitu dengan mengajak jemaat2 gereja2 yang sudah ada.

Cara standar menjaring jemaat2 gereja lain yaitu sbb:

1) kebangunan rohani tahunan. Sebagian panitia2 dan konselor2 dan peserta2 kemudian diajak masuk GRII. Katanya Stephen Tong: mereka datang sendiri makan rumput di GRII. Ini licik. Mereka diundang dengan publikasi2 gencar dan kemudian dijaring masuk GRII. Jadi ini cara terancang sistimatik dari awal hingga kini!

2) di beberapa kota dimulai dengan cara mengajak jemaat2 sekitar GKI, GPIB, dll untuk acara bible study dan doa lalu dari situ kemudia menjadi gereja GRII (mis. di Jogya, Surabaya, dll).

3) seminar2 nasional atau per kota diadakan dengan mengumpulkan jemaat2 dari gereja2 lain - lalu dari peserta2 seminar itu di-follow up dan dijaring masuk GRII.

5 Comments:

Blogger Khouw said...

Boz, apakah pernyataan anda itu benar? Anda pernah ikut seminar Pdt. DR. Stephen Tong dan apakah anda pernah menginjili org yg belum percaya? Kalau belum jangan cepat menjudge kalau pendapat anda lebih benar dr beliau yang sdh melakukan hal di atas. Ingat yg anda tulis Tuhan lihat motivasi dibalik hati anda. Sy dr GKI, apakah sy merasa dicuri oleh Reformed, jawabannya jelas TIDAK. Byk pendeta mempersiapkan kotbah ngak lebih sekedar supaya pendengar ada kotbah yg didengar tiap minggu, dan dikira pendengar bodoh semuanya. Hal ini yg membuat sy melek akan firman ketika bergereja di Reformed di banding tmp yg lama. Bayangkan pendeta mau ngomong apa sy sdh bisa menebak apa yg mau disampaikan isinya krn terus berulang gaya bahasanya tiap minggu. Akhirnya ya tidurlah.

4:50 AM  
Blogger John said...

Buat Penulis blog:
Ah, cara2 seperti itu kan juga digunakan banyak gereja besar lainnya... Sama ajalah!

7:48 PM  
Blogger Sansan lim said...

untuk Khouw, anda bilang "jangan cepat menjudge pendapat anda lebih benar dari beliau" terus yang sekarang reformed dengan Pak Tong lakukan apa? dengan begitu ngencarnya menjudge pria sejati dan wanita bijak sesat, sama saja kan.Itu namya menelan ludah sendiri. "Bayangkan pendeta mau ngomong apa sy sdh bisa menebak apa yg mau disampaikan isinya krn terus berulang gaya bahasanya tiap minggu. Akhirnya ya tidurlah." Emang saya juga engak bisa menebak apa yang Pak Tong mau ngomong sebelum dia ngomong , kotbahnya itu itu aja, yah jelas kagak tidur wong kotbahnya dengan teriak teriak, orang lagi tidur aja bisa ngedadak bangun dengan cara kotbah seperti itu

7:29 AM  
Blogger Nice Blog said...

sudahlah semua nya kembali pada motivasi yang muncul dari hati, masing2 orang Kristen sudah saat nya
" menjadi satu adanya " untuk menyatakan shallom di tengah dunia. bukan ini MISI GEREJA di DUNIA, dan BUKAN saling sikut

salam
Jemaat GKI Sragen

11:14 PM  
Blogger Nice Blog said...

sudahlah semua nya kembali pada motivasi yang muncul dari hati, masing2 orang Kristen sudah saat nya
" menjadi satu adanya " untuk menyatakan shallom di tengah dunia. BUKANKAH ini MISI GEREJA di DUNIA, dan BUKAN saling sikut

maaf di comment pertama ada kata yang kurang yaitu kata "BUKAN ini ... " HARUSNYA " BUKANKAH ini MISI GEREJA di DUNIA " ada tambahan kata KAH

salam
jemaat GKI SRAGEN

11:23 PM  

Post a Comment

<< Home