REFORMED-INJILI?

Tuesday, July 31, 2012

STEPHEN TONG BUTA FIRMAN YANG SEBENARNYA

Stephen Tong sama sekali bingung tentang Natur daripada Atonement!

Dalam reformed injili dan calvinisme pada umumnya SECARA DANGKAL hanya merepetisi mindless doctrine yaitu Limited Atonement—bahwa Yesus mati di salib hanya bagi orang pilihan!

Meski tidak ada dalam nats manapun ajaran ini terus saja di-repetisi, di-beoin dari satu ke lain sehingga para calvinis BERIMAN atau MENYANGKA secara sesat bahwa hal itu adalah firman Allah!

Dalam PB, Atonement diwahyukan dalam konstruksi predicate nominative sbb: kai (and) autos (He-Himself) hilasmos (atonement) estin (is) peri (concerning) tōn (the) hamartiōn (sins) hēmōn (ours) . . . (1 John 2:2).

Di ayat ini hilasmos (Atonement) dalam posisi predicate nominative; kata kerja penghubung estin (is) ungkapkan keberadaan (is) dan bukan action.

Predicate nominative ini menekankan bahwa Dia (Yesus) dan Hilasmos (atonement) adalah satu!

Kristus itu Atonement dan Atonement itu Dianya!

Nominative ganda, yaitu DIA dan HIMSELF mengemukakan PERSON daripada Kristus dalam Atonement.

Inilah Atonement dalam wahyu Allah.

Dia menjadi Atonement concerning (peri) dosa2 kita.

Yang TIDAK DIEKSPRESIKAN yaitu Dia mati sebagai hukuman bagi dosa2 kita! Ayat ini TIDAK mengindikasi secara tersurat maupun tersirat bahwa Kristus dihukum bagi dosa2 orang pilihan!

Kalian bicara tentang Limited Atonement di sini?

You are missing the BIG POINT = HE HIMSELF IS THE ATONEMENT!

Dari SEGI MANA DARI AYAT ini yang explicit tersurat dan petunjuk2/pointer2 yang mana yang membuat kalian para calvinis reformed injili menekankan Limited Atonement dari ayat2 demikian?

Mujizat ilmu tafsir?

Maksakan sesuatu ke dalam firman yang sebenarnya tidak ada di sana dengan menyangkal dan mengabaikan struktur dan  konstruksi wahyu melalui grammar sintaksis nats2 ini.

Bicara dari ayat ini (HE HIMSELF IS THE ATONEMENT) dan mengajar limited atonement adalah suatu penyesatan dan ketersesatan.

Hebrews 7:27, “. . . He offered up Himself (heauton).”
Hebrews 9:14, “. . . He offered Himself (heauton) to God without spot. . . .”
In verse 26, “. . . removal of the sin through the Sacrifice of Him, (autou) i.e., Himself. . . .”

Bicara limited atonement adalah gross misuse of the Bible untuk mempropagandakan ajaran palsu TULIP.

Coba kalian dengan Stephen Tong dan semua antek2nya di STTRI dan SAAT Malang COBA TUNJUKKAN DARI MANANYA KONTRUKSI PREDICATE NOMINATIVE yang mengajar Limited Atonement dan Yesus dihukum untuk dosa kita!

Tidak ada di situ! Lantas dari mananya itu Limited Atonement? Kalo bukan dari wahyu Roh Kudus terus dari roh ...............................

You milih mau megang wahyu Allah atau megang ular?

STEPHEN TONG MERUGIKAN MAHASISWA STTRI DAN SAAT

Stephen Tong dan kroni2nya menipu para calon pendeta di STTRI dan di SAAT Malang dengan MENAKLUKKAN SEGALA ISI ALKITAB KE BAWAH TELAPAK KAKI TULIP.

Misalnya, John 1:29 dibaca: “…Behold the Lamb of God, the One taking away (airōn) the sin of the world…”

Dari bagian nats yang mana para calvinis menyelundupkan orang pilihan sebagai makna dari “the world?” Kamus manakah itu? Dari buku grammar manapula itu “the world”=orang pilihan? Tidak ada di manapun kecuali dalam TULIP. Jadi firman harus terus menerus ditekuk untuk propaganda ajaran sesat TULIP.

World is a monadic or indivisible construction – monadic berarti “world” cuman satu. Ato “the God” juga monadic construction. Tidak bisa dibelah dua!

Seperti kalo dalam bhs Inggeris ada konstruksi “the world”—cuman ada satu indivisible world. Tidak bisa dibelah dua! Konteks juga TIDAK memberi indicator itu. Bahkan sebaliknya.

Mengapa ORANG PILIHAN TIDAK ADA DALAM KONTEKS dan mengapa ORANG PILIHAN TIDAK PUNYA SEMANTIC MEANING YANG SAMA DENGAN ‘THE WORLD” tetapi oleh reformed injili dibaca sebagai mengangkut dosa orang pilihan?

Tuntutan dewa TULIP!

“The World” TIDAK BISA DIBAGI MENJADI ORANG2 YANG DIPREDESTINASI MASUK SURGA DAN YANG DIPREDESTINASI MASUK NERAKA!

Itu tidak bisa di-JUSTIFIED dari dalam nats!

Coba lo suruh dosen PB di STTRI dan SAAT untuk baik2 baca ayat ini:

1 Jn 2:2 reads: “. . .and He, Himself, is Hilasmos concerning the sins of us, but [de] not concerning ours [sins] only, but [alla, stronger than de] also concerning the world as a whole (holou)…; The world as a whole translates the force of the predicate position: holou tou
kosmou. 1 John also uses this SAME CONSTRUCTION in 5:19 where the word order is “. . . ho kosmos holos, i.e., the entire (holos) world lies in the evil one.” (see: see Herbert Weir Smyth, Greek Grammar, 1175).

Christ died for the world as a whole . . . the entire world [that] lies in the evil one. Accordingly, the Atonement is coextensive with the Fall.

Dari mana lo selundupkan Limited Atonement here?

Christ gave His life as Atonement for sins, both ours and those of the whole world (1 John 2:2). John’s usage of whole (holou) cannot be evaded. In the same sweeping context he points out “the whole (holos) world lies in the wicked one” (1 John 5:19).

Anybody who assumes that whole applies only to the chosen or elect of God in 2:2, then, that the whole (holos) world lies in the wicked one must also apply to the elect, not the rest of the world. Is this what the Calvinist wants to say? This is what he must say if the theory on 1 Jn 2:2 is maintained! But the force of alla + kai cannot be avoided.

“. . . so that by the grace of God He might taste death on behalf of (huper) every man” (Hebrews 2:9).  Limitation?

“. . . the Son of man came to seek and to save the thing having been lost” (Luke 19:10). Who was lost? Was it the whole world?

Selama kalian baca Alkitab dengan kaca mata TULIP kalian terus akan ditipu oleh ajaran sesat tersebut. Kalian dirampok TULIP.

MINTA PARA DOSEN STTRI DAN SAAT TUNJUKKAN MAKNA SEBENARNYA DALAM JOHN 3:16

Para kroni2 dan kroco2 Stephen Tong di STTRI dan SAAT Malang bisanya membeo calvinis lain yang melihat TULIP ada di mana2.

Dalam Yohanes 3:16 juga mereka melihat Limited Atonement.

Kalian benar2 dibutakan TULIP.

Kalian TIDAK PERNAH dan TIDAK AKAN BISA meng-exegese Yohanes 3:16 selama menganut TULIP.

Artinya: calvinisme tidak berpijak atas firman.

Kalo lo buang TULIP baru bisa mengerti firman sebagaimana berikut ini tentang Yoh 3:16:

"God (Subject) so loved the world (object)": The manner in which God loved was an unconditional act. The object of God’s love is collective, the world. But is world, the world or the elect?

World is a monadic construction with no limiting word or phrase, and so indivisible. Thus, world is the world.

From the structure of the text it is impossible to limit world to the elect only.

How about this Mark 16:15: the world to whom the gospel is to be preached is the same world that God loved: ton kosmon hapantathe whole world: Hapanta is an emphatic form, emphasizing the world as a whole.

Here the world is the world. Jesus did not issue a commandment to parts or divisions of the world known as the elect while rejecting the non-elect, but the command is to the whole world— Adam’s fallen race.

kēruxate to euaggelion…preach the gospel: Preach is an imperative concerning the gospel that must be proclaimed to the whole world without distinction whatsoever, whether secular…race, color, creed, or nationality; or religious…Jew or Gentile.

The Divine imperative does not consist in divisions or caste systems or social classes or parts called the world, but ton kosmon apanta (the whole world). God’s imperative, to proclaim does not fork off into parts here and there over the globe. The gospel of Christ is for the world.

Accordingly, implicit to the command to preach, the Holy Spirit takes the message to the hearers and they respond or reject grounded in belief or unbelief with respect to the Word preached. There are thus no distinctions among Adam’s fallen race as to kinds of call: one to the few, which is irresistible; another to the many to which response is impossible.

Why reading election and predestination to John 3:16 and similar texts? Assuming TULIP first and reading text accordingly?

pasē tē ktisei: to all the human beings is a dative of personal interest. The concern is the salvation of all men. Further, pasē is in the predicate position and denotes the whole—all human beings of the whole world to whom the gospel is to be preached. No limiting word or division between the elect and the rest of the world here. Thus, we have here creation, what is created, created order, creature (people) so all human beings of Adam’s fallen race.

In verse 16 the Word of God tells us precisely of the response: The one having believed (pisteusas) …will be saved (sōthēsetai); the one not believing will be damned.

Thus, whether saved or damned had nothing to do with a decree from eternity or kind of call: special inward or outward general, but rather had to do with the hearer and the response to the gospel preached—having believed, having believed not. So the quotations of the condemned already from John 3:18 does not negate the scope of “world” in v16

Limited atonement and therefore TULIP is NOT extracted out of the Bible at all!


Lo orang: ikut konstruksi dan ekspresi text firman jangan asumming ini itu; jangan presuppose TULIP. Kalian dirugikan tidak melihat KEKAYAAN firman hanya melihat TULIP di mana2.


ALLAH CALVINISME MONSTER MENGERIKAN

Allah calvinis adalah monster jahat.

Ini diungkapkan dalam pikiran2 jahat para calvinis tentang predestinasi orang2, termasuk bayi untuk tidak bisa percaya dan dipredestinasi untuk dicelakain di neraka:

John Calvin ngajarin orang2 dipredestinasi masuk neraka: "Predestination we call the eternal decree of God, by which he has determined in himself, what he would have to become of every individual of mankind. For they are not all created with a similar destiny; but eternal life is foreordained for some, and eternal damnation for others. Every man, therefore, being created for one or the other of these ends, we say, he is predestined either to life or to death." Institutes, 3.21.5.

Predestinasi untuk mencelakakan membinasakan bayi2: "I inquire again, how it came to pass that the fall of Adam, independent of any remedy, should involve so many nations with their infant children in eternal death, but because such was the will of God. Their tongues so loquacious on every other point, must here be stuck dumb. It is an awful decree, I confess; but no one can deny that God foreknew the future final fate of man before he created him, and that he did foreknow it because it was appointed by his own decree." Institutes, 3.23.7.

Benar2 biadab predestinasi iblis yg diajarkan reformed injili sebagai ajaran mereka.

Monday, July 30, 2012

KOTBAH STEPHEN TONG DAN STTRI REFORMED INJILI BERDASARKAN INSPIRASI ROH KUDA

Roh Allah menginspirasikan firman dalam Yoh 3:16 dll. bahwa percaya adalah syarat2 satu2nya untuk menerima keselamatan/hidup kekal.

Keselamatan itu by grace/free-gift (Eps 2:8-9).

Iman tidak menciptakan keselamatan. Iman TIDAK menambah pada KARYA KRISTUS yang sempurna!

Iman menerima KESELAMATAN SEMPURNA yang dianugrahkan Allah.

Dalam order firman Allah, ada CONDITION/SYARAT PERCAYA baru disusul KONSEKUENSI/HASIL hidup kekal.

Oleh Tong dan antek2nya ini DIBALIK menjadi SELAMAT DULUAN barulah disusul dengan Percaya belakangan SETELAH DISELAMATKAN.

Ini bukan dari Roh Kudus. Itu dari roh kuda!

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya (SYARAT) kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal (KONSEKUENSI).” (Yoh 3:16)

Yoh 3:16 beri SYARAT yang disusul KONSEKUENSI. Oleh para calvinis reformed injili di STTRI dan SAAT Malang DIBALIK menjadi DISELAMATKAN DULU BARU PERCAYA!

Alkitab konsisten: Syarat mendahului konsekuensi/hasil!

Kisah 16:31, “"Percayalah (SYARAT) kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat (KONSEKUENSI), engkau dan seisi rumahmu."

Calvinis reformed injili KONSISTEN MEMBALIK ORDER FIRMAN: Selamat duluan baru percaya!

Kalau para calvinis reformed injili di STTRI dan SAAT mengikuti order natural yang diwahyukan Roh Kudus (mis. Yoh 3:16; Kis 16:31) maka AMBRUKLAH calvinisme.

Mereka membeo satu sama lain untuk terus MENGIMANI sesuatu aturan order keselamatan yang MENENTANG order firman untuk mendewakan TULIP.

Tanpa irresistible grace TIDAK ADA calvinisme.

Stephen Tong dan kroni2, kroco2, dan pembeo2nya harus menyembah dokumen calvinis MELAWAN order dalam firman Allah.

Mereka sembah dokumen sial berikut ini, The Westminster Confession of Faith (mereka MENGIMANI dokumen ini—lebih absolute dari firman Allah): “This effectual call is of God’s free and special grace alone, not from anything at all foreseen in man; who is altogether passive therein, until, being quickened and renewed by the Holy Spirit (lahir baru duluan), he is thereby enabled to answer (percaya setelah lahir baru) this call, and embrace the grace offered and conveyed in it.”

Semua pembeo2 berikut ini dipakai tulisan mereka menipu kroni2 dan kroco2 Tong di STTRI dan SAAT Malang.

Cobalah baca omong kosong besar berikut ini. Ini bicara melawan firman Allah.
Loraine Boettner, “A man is not saved because he believes in Christ; he believes in Christ because he is saved.”

Arthur W. Pink, “A man is not regenerated because he has first believed in Christ, he believes in Christ because he has been regenerated.”

R.C. Sproul, “We do not believe in order to be born again; we are born again in order that we may believe.”

Apa yang dikatakan para penyembah TULIP tersebut:

1.    Iman percaya bukan sayat tetapi AKITAB keselamatan—ini jelas2 BERTENTANGAN dengan apa kata firman.

2.    Keselamatan bukan DITERIMA DENGAN IMAN. Tetapi iman adalah HASIL KESELAMATAN. Ini sama sekali berlawanan dengan firman Allah.

3.    Iman adalah HASIL KESELAMATAN; bukan syarat menerima keselamatan. Ajaran ini benar2 ajaran iblis!

4.    Ini bukan MENEGAKKAN FIRMAN tetapi MENEGAKKAN TULIP!

5.    Firman diinspirasikan Roh Kudus, TULIP diinspirasikan roh kuda!

Jika kalian buang itu racun TULIP dan 'alkitab' calvinis si Westminster Confession barulah kalian bisa mencicipi wahyu Roh Kudus sepenuhnya.

Kalian disesatkan dokumen2 palsu dari roh kuda!

REFORMED INJILI SUDAH TAHU APA ISI ALKITAB DAN BISA MENGAJARKAN APAPUN TANPA ATAU SEBELUM MEMBACA ALKITAB

Para pembeo calvinis sudah tahu apa maksud Alkitab tanpa pelajari itu Alkitab. Bahkan tanpa membaca Alkitab sama sekali mereka SUDAH tahu apakah yang dimaksud Alkitab!

Benar2 ajaib agama ini.

Misalnya saja: 1 Timotius 2:4   " yang menghendaki (thelei) supaya semua orang (pantas) diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran."

“Yang menghendadi” (thelei, Who wills): Ini present tense, dengan makna universal agar seluruh umat manusia menjadi selamat.

supaya semua orang (pantas) diselamatkan”: Semua orang adalah all conceivable men to be saved. Itu force dari pantas (semua) tanpa definite article.  Kalo pake article (the) baru orang2 particular. Kalo pantas tanpa article itu semua orang in general. “Semua/siapapun.” Itu baru reflects dengan tepat force daripada “semua.”

Aneh bin ajaib dari segi semantik untuk membacakan semua orang pilihan di sini! Itu adalah hermeneutika pemaksaan TULIP.

Allah menghendaki(thelei) adalah sebuat keinginan kuat. Keinginan kuat terkait semua orang sepanjang waktu (present tense).

Berikut ini pas (pantas) semua orang dalam arti universal:

• 1 Tim 2:4 yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran.

•  Rom 5:12 . . . Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.

• 2 Kor 5:14 . . . Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati

•  2 Pet 3:9 . . . Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.

“Semua orang” tidak ada urusan dalam konteks ayat2 ini dengan urusan orang pilihan.
Anda jangan mau ditipu cara2 jahat mengakali makna sebenarnya untuk memasukkan TULIP ke setiap ayat Alkitab!

Lo buang waktu denger reformed injili punya pengajaran! Banyak asap dan bunyi yang berasal dari Tong kosong. Kalau bukan dari Alkitab Tong bunyi keras karena Tong kosong Alkitab!

Memang ada isi TULIP di kepalanya!

Banyak gembar gembor yang tidak penting.

Pokoknya isinya dari Alkitab ato dari penguasa di udara?

KEJAHATAN REFORMED INJILI MEMPERALAT ALKITAB DEMI MEMPERTUHANKAN TULIP

Para calvinis reformed injili yang selalu saja membacakan TULIP ke dalam ayat manapun adalah sebuah kejahatan terhadap firman Allah. Kejahatan penafsiran firman.

Firman Allah tidak diijinkan menyampaikan apa yang tersurat! Firman Allah dipenjarakan oleh TULIP. Seperti komunis! Harus bicarakan TULIP entah ayat manapun! Ini kejahatan hermeneutika!

Misalnya Efesus 1:4-5. Langsung para kroni dan kroco2 Stephen Tong TANPA PANJANG PIKIR SUDAH YAKIN ADANYA TULIP PREDESTINASI KE SURGA ATO KE NERAKA DALAM NATS INI MESKIPUN ITU TIDAK ADA SAMA SEKALI DALAM NATS INI!

4Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. 5 Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya, (Eph 1:4-5)

Para pemerkosa firman ini LANGSUNG MENGASUMSI BAHWA "kudus dan tak bercacat" dan "anak2Nya" SAMA MAKNA DENGAN PREDESTINASI AKTIF ORANG UNTUK MASUK SURGA DAN/ATAU MASUK NERAKA!

Dimana TULIP itu dalam ayat ini? NOL! Di mana predestinasi sebagian masuk surga dan sebagian masuk neraka dalam ayat ini? NOL! Mana ada predestinasi masuk neraka di sini? NOL!

Kenapa para calvinis melihat yang tidak ada dalam nats ini? Karena TULIP!

Allah “memilih” dari exelexato, aorist tense, middle voice verb; di sini intensive middle: “The intensive middle stresses the agent producing the action rather than his participating in the action” Ray Summers, Essentials of New Testament Greek, § 31.
 
Tekanan bukan pada Allah partisipasi dalam urusan menjebloskan orang ke neraka dan ke surga.

Ini nats bukan dekrit TULIP dimana Dia regenerasi orang dan diberikan iman percaya. Sama sekali tidak demikian dalam intensive middle voice ini!

Untuk menjadi kudus dan tak bercacat juga bukan berarti pemilihan meregenerasi yang totally depraved totally unable untuk di-irresistible grace dan hasilnya karena TULIP maka PEMILIHAN MENJAMIM PERSEVERANCE = HIDUP KUDUS SAMPE MATI.

Ini contoh jelas para calvinis SELALU MEMBACAKAN TULIP KE DALAM NATS MANAPUN.

Menjadi suci dan tidak bercacat TIDAK SAMA MAKNANYA dengan dekrit predestinasi para Calvinist.

Para kroni dan kroco Stephen Tong di STTRI dan SAAT Malang bukannya diajarin membaca firman Tuhan apa adanya SESUAI YANG TERSURAT; tetapi mereka diajar bagaimana MENGAKALI firman AGAR SELALU MENGATAKAN TULIP.

Ini kejahatan penafsiran Alkitab a la reformed injili!

Saturday, July 28, 2012

CARA TAFSIR (HERMENEUTIKA) REFORMED INJILI: KUTIP AYAT2 HANYA UNTUK BUKTIKAN TULIP

Kalo lo denger kuliah, ceramah, kotbah, dan baca tulisan2 Stephen Tong dan kroni2nya di STTRI dan SAAT Malang akan JELAS sekali CARA TAFSIR (hermeneutika) reformed injili.

Yang DI ATAS Alkitab secara PRAKTIS, secara FILOSOFIS adalah TULIP. Itu INTINYA.

Kutipan2 ayat Alkitab BUKAN untuk dijelaskan maknanya dari DALAM teks firman itu; tetapi AYAT DIKUTIP UNTUK MEMBUKTIKAN TULIP BENAR.

Cara ini disebut PROOF-TEXTING.

Lo periksa saja cara licik ini: dibuat SEAKAN2 DARI ALKITAB tetapi cuma diperalat membuktikan TULIP.

Coba angkat salah satu buku reformed injili dan browse.

Mula2 mereka mulai dari mengutip Westminster Confession of Faith (intinya, TULIP).

Lalu mereka ngutap ngutip ayat Alkitab.

Setelah ngalor ngidul mereka KEMBALI KE POSISI AWAL DARI WESTMINSTER CONFESSION OF FAITH.

Namanya juga Pengakuan Iman.

Untuk apa belajar firman kalau SUDAH diringkaskan dalam Pengakuan Westminster?

Untuk apa tempelin ayat sana sini?

Tempelin aja TULIP di dahi kalian.

Cara tafsir ini STANDARD di semua lembaga calvinis!

Mereka cuma sekedar membeo parroting--mindless parroting.

KOTBAH STEPHEN TONG DIRINGKAS DARI, OLEH DAN UNTUK SESUAI TULIP

Stephen Tong dan pengikut2nya di STTRI dan SAAT Malang telah dengan bangga menyerahkan diri dijajah total oleh TULIP.

Stephen Tong dan antek2nya boleh tereak2 sana sini tentang kasih Allah atau Allah mahakasih. Kalo ditelusuri TIDAK DEMIKIAN. Hanya mengasihi orang pilihan.
Sisanya dipredestinasi untuk dicelakakan.

Kasih Allah harus sesuai TULIP: ALLAH HANYA MENGASIHI ORANG PILIHAN.

Sisanya dipilih untuk dicelakakan di neraka!

Calvinis reformed boleh tantang tenteng Alkitab tetapi Alkitab mereka sejak di ruang kuliah STTRI dan SAAT adalah TULIP ringkasan dari Westminster Confession of Faith.

Tong dan kroni2nya dan kroco2nya mempelajari Alkitab UNTUK DISESUAIKAN DENGAN WESTMINSTER DAN HARMONIS DENGAN TULIP.

Sebagian langsung saja membeo TULIP dan Westminster dan TIDAK PERLU ALKITAB SAMA SEKALI.

Karena yang penting repetisi TULIP.

The Westminster Confession of Faith (ringkasan Alkitab calvinis): “. . . Neither are any other redeemed by Christ, effectually called, justified, adopted, sanctified, and saved, but the elect only.”

Muller: “Only the elect are therefore effectively called.”

Steele dan Thomas berkata: “The doctrine of election declares (masksudnya si tuhan TULIP declares) that God, before the foundation of the world, chose certain individuals from among the fallen members of Adam’s race to be the objects of His undeserved favor. These, and these only, He purposed to save. . . . He chose to save some and to exclude others.”

Saya tidak mempercaya monster reformed injili ini. Dia bukan Allah Yahweh Elohim. Dia monster ganas versi calvinis!

The Westminster Confession of Faith berikut ini:

 “I. They whom God hath accepted in his Beloved, effectually called and sanctified by his Spirit, can neither totally nor finally fall away from the state of grace; but shall certainly persevere therein to the end, and be eternally saved.

“II. This perseverance of the saints depends, not upon their own free-will, but upon the immutability of the decree of election. . . . 

(Halo robot2 calvinis apa kabar? kalian mesin dekrit election--selamat jadi zombies-nya predestinasi)

“III. Nevertheless they may, through the temptations of Satan and of the world, the prevalency of corruption remaining in them, and the neglect of the means of their preservation, fall into grievous sins. . . .”


Panjang lebar kembali ke TULIP.

Semua dari, oleh dan untuk TULIP.

Benar2 TULIP mahakuasa!

Isi kotbah Tong bisa disingkat TULIP!

Tereak2 sana sini banyak asapnya; tetapi INTI-nya cuma TULIP!

Cuma segitu!

Friday, July 27, 2012

CARA STTRI DAN STEPHEN TONG BACA ALKITAB

Yang disangka para calvinis sebagai berkat terbesar yaitu TULIP. Justru kutukan terselubung. Fanatisme buta.

Sekeras2nya orang percaya jihad sebagai jalan masuk surga, tetap saja salah. Sekencan2nya lo percayai TULIP, dia tetap membangkrutkan dan total rugi karena memiskinkan dalam membaca firman bukan memperkaya.

Cara para calvinis baca firman yang HARUS disesuaikan TULIP adalah kutukan TULIP.

Misalnya, dalam Mk 16:14-15 konteksnya yang hadir 11 rasul. Apakah Great Comission hanya diberi untuk para 11 orang murid? Tentu Tidak!

Bahkan para calvinis kalo menganjurkan agar para pengusaha sumbang uang untuk penginjilan SELALU memakai nats ini dengan audience universal.

 “And he said unto them (11 rasul), Go ye into all the world, and preach the gospel to every creature.”

Selain konteks nats ini tetapi konteks PB dan PL?

Para calvinis ahli numpuk ayat dengan niat digiring untuk mengajar bahwa Kristus mati HANYA bagi umatNya, tubuhNya, dombaNya, gerejaNya.

Di semua ayat2 itu TIDAK ADA LIMITING WORD yang membatasi kematian Kristus hanya bagi orang pilihan.


Juga tidak ada SATU KATA atau SATU KONSTRUKSI dalam ayat2 itu yang membatasi panggilan Allah hanya ditujukan pada orang pilihan!



Cara baca firman macam ini merampas berkat2 yang ada dalam teks firman. Dalam struktur sintaksis firman yang selalu diabaikan calvinis.

ALLAH REFORMED INJILI MONSTER YANG MERANCANG SEBAGIAN MASUK NERAKA

Orang2 kudusnya reformed injili adalah Calvin dll.

Juga Gordon Clark. Coba baca comment orang ini tentang monster calvinisme yang tidak mau sebagian orang selamat.

Gordon H. Clark tentang 2 Pet 3:9:

“The doctrine of universal redemption is not only refuted by Scripture generally, but the passage in question makes nonsense on such a view.

“Since God has made and appointed the wicked for the day of evil, as 2:3, 4 have already said, as 2:9 virtually implies, and as is distinctly stated in Romans 9:17-22, II Thessalonians 2:11-12, or as Prov. 16:4 says, ‘The Lord has made everything for its own end, yea even the wicked for the day of evil,’ it follows that God does not will the salvation of every member of the human race. It is not his will that every man without exception should repent.

Repentance is a gift of God, and if God willed to, he would give everyone repentance. But obviously he does not. . . . (INI AJARAN BIADAB)

“. . . Peter is telling us that Christ’s return awaits the repentance of certain people. . . .”

“Peter therefore is saying simply that Christ will not return until every one of the elect has come to repentance.” (Gordon H. Clark, II Peter, A Short Commentary, Presbyterian and Reformed Publishing Company, page 71).


Maksudnya muliakan Allah?

Apakah cara muliakan Allah itu demikian?

Jahat sekali Allah calvinis yang tidak mau sebagian orang selamat.

Jadi Allah kirim Yesus mati hanya bagi orang pilihan.

Lalu grant repentance hanya bagi orang pilihan.

"Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat."

Oleh ajaran biadab calvinisme itu Allah digambarkan sebagai monster buas yang tidak ingin sebagian orang bertobat; tetapi merancang agar mereka masuk neraka.

Walau nats berkata Allah ingin agar "semua orang berbalik dan bertobat" tetapi oleh tuntutan TULIP yang mahakuasa maka Allah juga harus tunduk kepada TULIP.

Ini memang benar benar ajaran setan2.

AJARAN SETAN2 JANGKITI REFORMED INJILI

Stephen Tong salah besar dalam  urusan 2 Pet 3:9. Sama dengan suhunya si John Calvin, mereka terperangkap ajaran setan2.

2 Petrus 3:9 “Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.”

Orang2 reformed injili menganggap “any”, “all” adalah si “you” jadi orang2 pilihan SAJALAH yang diajak bertobat.

Sedangkan yang dipredestinasi masuk neraka tidak ngerti “the hidden purpose of God” yaitu: MEREKA TIDAK BAKALAN BISA DISELAMATKAN!

John Calvin juga membacakan ajaran luar/alien dari teks ke dalam ayat ini:

Not willing that any should perish. So wonderful is his love towards mankind, that he would have them all to be saved, and is of his own self prepared to bestow salvation on the lost. . . .

“But it may be asked, If God wishes none to perish, why is it that so many do perish? To this my answer is, that no mention is here made of the hidden purpose of God, according to which the reprobate are doomed to their own ruin, but only of his will as made known to us in the gospel. For God there stretches forth his hand without a difference to all, but lays hold only of those, to lead them to himself, whom he has chosen before the foundation of the world.” (John Calvin, Calvin’s Bible Commentaries, 2 Peter 3:9; Ages Digital Library, The Comprehensive John Calvin Collection, version 1.0).

Ini orang anggap kalo Allah tidak ingin satupun binasa akan membatalkan rencana rahasiaNya—yaitu predestinasi sebagian ke neraka! Orang2 yang ditentukan masuk neraka itu apapun yang mereka buat pasti binasa!

Kalo yang Calvin sebut rencana rahasia yang dia tahu itu sebetulnya adalah rencana Setan. Bukan rencana Allah.

Dia tidak bisa seenak udelnya ngarang sesuatu yang saking mahakuasanya bisa NEGATE firman Allah yang jelas agar dicocokkan dengan pikiran sesatnya Calvin.

Itulah satu dari ajaran2 setan2 yang disebut 1 Tim 4:1.

KELICIKAN HERMENEUTIKA REFORMED INJILI STEPHEN TONG

Kelicikan para calvinis jelas sekali kalo mereka membacakan calvinisme ke firman Tuhan. Terutama 2 Petrus 3:9.

2 Petrus 3:9 “Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu (orang pilihan), karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang (dipilih) binasa, melainkan supaya semua orang (yang dipilih) berbalik dan bertobat.”

Langsung tanpa panjang pikir karena sudah dijangkiti kanker TULIP stadium perfect para pembeo calvinis seperti Tong dan segala antek2nya SEGRA melihat jangan “ada (ORANG PILIHAN) yang binasa,” melainkan supaya “semua (ORANG PILIHAN) orang berbalik dan bertobat.”

Kalian dapat itu dari teks ini atau dari teks TULIP di kepala kalian?

Yang bener aja! Belum tahu konteksnya sudah ada konteks penjajah TULIP itu.

Ini bukan memahami firman tetapi mematikan firman.

Ini bukan namanya membaca-dari firman tetapi membaca-ke-dalam firman.

Firman siapa? Bukan firman Allah dari dalam teks yang dibaca keluar; tetapi firman calvinis kanker TULIP dibacain-ke-dalam teks.

Test: kan kalian LANGSUNG sudah tahu bahwa maksudnya orang pilihan TANPA pelajari teks dalam konteks khan?

Benar2 cara2 licik para calvinis itu!

Inilah yang diajarkan Stephen Tong pada kroni2nya di STTRI dan SAAT Malang. Menjadi ahli membacakan calvinisme TULIP ke dalam ayat2 Alkitab!

TULIP itulah selimut Tong dan antek2nya. Kemana2 dimana kapan saja apa-pun selalu TULIP.

Thursday, July 26, 2012

STEPHEN TONG DAN KISAH RASUL 7:51

Stephen Tong dan antek2nya selau lari bersembunyi dan pura2 tidak tahu isi daripada Kisah 7:51.

"Hai orang-orang yang keras kepala dan yang tidak bersunat hati dan telinga, kamu selalu menentang Roh Kudus, sama seperti nenek moyangmu, demikian juga kamu."

Apa kata para penyembah TULIP terhadap firman yang diwahyukan Roh bahwa kamu selalu menentang Roh Kudus?

Menentang itu active voice.

Bagi kalian yang belajar di STTRI dan SAAT Malang owe mau kasi tahu: MENENTANG itu dari antipiptete, to resist, fight against, a present tense, active voice verb, customary present.

Coba you buka buku2 standar di perpustakaan kalian untuk meneliti. Kalo Tong sudah kasep. Udah tua nga mungkin bisa belajar yang benar lagi.

Cuma bisa ke sana ke mari tereak2 dengan alasan waktu sudah singkat. Seakan Tuhan tergantung dia dan reformed injili. Di mana kalian sejak 20 abad?

Hai calvinis seluruh kolong langit: sejak kapan  dan menurut hukum bahasa dunia yang mana – sebisanya active voice menjadi tidak bisa aktif bertindak.

Hai konco keroco Stephen Tong: mengapa “menentang” yang aktif bertindak si “kamu” menjadi TIDAK BISA BERTINDAK MENENTANG ROH?

Mengapa firman yang jelas di-explained away sehingga tidak lagi bermaksud seperti TERSURAT?

Stephen Tong dan seluruh jajaran STTRI dan para kroni2nya di gereja2 reformed HANYA BISA BERKATA YANG SEBALIKNYA DARI FIRMAN INI; ORANG TIDAK BISA MENENTANG ROH KUDUS.

Mereka akan seperti cacing kepanasan untuk mencari alasan alasan palsu dari LUAR Alkitab untuk menyangkali statement simple dan jelas ini bahwa manusia tidak bisa melawan Roh Kudus.

Luar biasa penyembahan TULIP ini menjajah Tong dan reformed injili.

Firman yang tersurat  kamu selalu menentang Roh Kudus dipermak habis oleh TULIP reformed injili sampai bermaksud berseberangan: tidak ada yang bisa menentang Roh Kudus, alias Iressistible grace.

Beranikah kalian ikut APA KATA FIRMAN dan menolak Irresistible Grace?

Kapan kalian tolak Irresistible grace maka merek dagang reformed injili cuma merek kosong.

Maka itu kalian harus pegang yang berlawanan dengan firman demi TULIP yang mahakuasa.

STEPHEN TONG DAN TANTANGAN ETIKA BERGEREJA

Kami menghimbau Stephen Tong untuk ngotot jujur berani dan etis dalam menghadapi orang Kristen di gerejanya.

Beranikah kau dengan TEGAS  dan JELAS mengharuskan orang2 GKI kembali ke GKI; orang HKBP kembali ke HKBP, orang2 gereja Cina kembali ke gereja2 Cina; yang dari kharismatik kembali ke kharismatis, dst?

Beranikah kau menjadi gentleman dan mewajibkan dosen2 kau di STTRI dan di SAAT Malang mengharuskan agar dengan lantang menuntut agar orang2 HARUS KEMBALI ke gereja asal mereka?

Beranikah kau bertindak etis dan memberi pernyataan kepada PGI, PII, persatuan Pentakosta, dan lainnya bahwa kau TIDAK AKAN mencomot para anggota gereja2 lain?

Apakah kau berani etis dan TIDAK LAGI mengumumkan acara kamu kepada orang2 gereja lain?

Mana nyalimu? Mana sense of ethics-mu.

You must be a coward!

Kau mengajar sovereignty of God. Kau juga sovereign di lembagamu.

Cobalah aplikasikan predestinasimy kepada mereka agar Irresistible!

Beranikah kau berlaku etis?

Coba kau buktikan supaya you punya integritas meski cuma dikit anggotamu dari hasil penginjilan--bukan hasil pencomotan dan pencurian domba!

KOTBAH AJARAN TONG ITULAH MAKSUD YESUS

Mengapa firman Allah harus disesuaikan dengan TULIP?

Bahkan firman Allah disesuaikan dengan apa kata Stephen Tong dan kroni2nya.

Karena bagi mereka apa yang dikatakan Tong itulah yang dimaksudkan Yesus.

Jadi apapun yang dikatakan Tong menentukan cara mereka membaca firman Allah.

Pihak calvinis reformed injili akan berjuang mati2an untuk menutupi menyembunyikan esensi nats  berikut ini yang disampaikan sendiri oleh Tuhan Yesus.

Stephen Tong khususnya dan kroco2nya yang fanatik padanya akan menelan apapun yang dia kata. Meski melawan apa yang Yesus sampaikan.

Para kroni2nya di STTRI dan SAAT Malang akan berjuang keras untuk membuktikan bahwa Yesus bermaksud seperti yang dikatakan Stephen Tong.

Apa kata Stephen Tong dan kroni2nya tentang ayat ini?

Matius 23:37 "Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu! Berkali-kali Aku rindu (ēthelēsa—I willed)  mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau (ēthelēsate).”

Frase kunci ini aslinye berkata: “Aku mau . . . tetapi kamu tidak mau!” Sangat simple.

Non-Issu: BUKAN soal TULIP, bukan soal perjanjian, bukan soal para pemimpin Israel.

ISSU INTI: KEMAUAN ILLAHI BISA DILAWAN; DAN YESUS MEMBUAT UNQUALIFIED STATEMENT BAHWA: “Aku mau . . . tetapi kamu tidak mau!”

Mengapa oleh Tong dan kroni2nya dijadikan issue total depravity? Karena penyembahan TULIP jadi sabda Yesus harus dipermak.

Mengapa Tong dan kroni2nya alihkan dari issue inti menjadi pemberontakan para pemimpin Israel?

Meskipun Yesus bersabda bahwa kehendak Allah dilawan kehendak orang2, TULIP menuntut agar orang2 TIDAK PUNYA KEMAUAN. Maka tidak punya kemauanlah mereka plus semua orang!

Kenapa begitu? Karena kalau semua orang punya kemauan maka segala struktur calvinis reformed injili pasti ambruk! Dia jadi Pariadji!

Karena itu Tong dan kroni2nya PASTI dan HARUS mengalihkan dari issue inti menjadi (1) Allah utus para nabi kepada para pemimpin Israel; (2) Para pemimpin Israel yang membunuh para nabi dan para utusan lainnya; (3) Yesus bicara tentang anak2mu; bedakan audience dan orang2 yang ingin dikumpulkannya.  Ini sesuai TULIP adalah orang2 pilihan!

Issu utama dan inti bukan pembedaan soal grup satu dan grup dua. Issuenya yaitu: mereka itu SIAPAPUN mereka—menggunakan kehendak mereka untuk menolak kehendak All ah. “I willed (ēthelēsa). . . you willed (ēthelēsate) not.”

Kehendak mereka dipakai melawan kehendak Allah. Dan itu fakta dulu maupun sekarang!

Kalian suka memelintir ayat untuk sampaikan pesan TULIP melulu.

Mengapa sabda Yesus harus setuju dengan TULIP nya Stephen Tong dan kroni2nya?

Kalian benar2 dibutakan TULIP dan Tong!


Mau tahu maksud Tuhan, tanya aja Tong dan kroni2nya!

TULIP sudah meringkaskan Alkitab kata mereka!

Sebenarnya, TULIP terus menindas Alkitab!

ASUMSI PALSU STEPHEN TONG DAN STTRI

Stephen Tong dan kroni2nya di STTRI dan SAAT Malang, mengimani beberapa hal di ATAS dan MENGATASI afirmasi2 dalam teks firman Allah.

Karena itu, apapun konstruksi sintaksis text firman Allah HARUS DISESUAIKAN DENGAN TULIP.

Para calvinis pertama2 (1) asumsi TULIP. (2) Asumsi Total depravity—total inability. Absolute tidak bisa percaya tanpa ability untuk percaya; (3) asumsi lahir baru oleh paksaan irresistible grace; barulah (4) menjadi selamat dan bisa percaya Yesus. (5) semua ini akibat dekrit predestinasi! (6) Hanya orang yang dipredestinasi selamat akan di-irresistible grace TANPA/LEPAS dari kamauan dan volition—mau tidak mau pasti di-irresistible grace. Diinjili atau tidak pasti di-irresistible grace karena DIPREDESTINASI untuk dapat iman untuk percaya!

Tong dan kroni2nya memakai hipotesa yang HANYA atau cuma jawaban either/or terhadap 2 issues:

1.    Kalo Alkitab menuntut orang berdosa “percaya,” (Yoh 3:16) “percayalah” (Kis 16:31); maka oleh para calvinis reformed di UBAH  menjadi “BISAKAH seorang hamba dosa percaya?”

SINGLE choice: TIDAK BISA. Ini cara licik aliran ini!

Alkitab TIDAK menampilkan itu. Apakah Yesus licik dan playing a joke mengajak Nidodemus untuk “percaya?” NO!

Yesus TIDAK playing a joke mengajak Martha untuk “percaya” (Yoh 11:25-26)

Para calvinis reformed dan antek2nya membuat seakan Yesus bego dan harus DIJELASKAN oleh Stephen Tong cs.

Yesus TIDAK perlu dijelaskan oleh aliran calvinis!

Yesus MAKSUD SEPERTI YANG DIA KATAKAN!

YESUS TIDAK PERLU ORANG SOK TAHU MENERANGKAN KATA2NYA YANG SIMPLE.

Yoh 5:25 menegaskan: “ . . .the dead (subject; in sin) will hear (verb; active voice) the voice (object)…and the ones hearing (i.e, the dead ones) will live.”

To hell with Calvinistic manipulation of the words of Jesus!

Kita perlu sabda Yesus. Kita TIDAK perlu sabda para calvinis reformed injili!

2.    Cara licik para calvinis reformed injili membuat frame2 palsu, asumsi2 palsu seakan praduga mereka bahwa KEHENDAK SIAPA YANG LEBIH DULUAN? Kehendak manusia atau kehendak Allah?

Mereka anggap kalo kehendak Allah yang duluan artinya kehendak manusia tidak eksis.

Ini stupidity. In kebegoan!

Kenapa manusia tanpa kehendak itu baru sesuai dengan kemauan calvinis?

Binatang yang TIDAK PUNYA KEHENDAK itu bukan manusia!

Boneka yang diciptakan para calvinis itu TIDAK ADA dalam Alkitab!

Pikiran2 sesat calvinis itu tidak bisa tegak di bawah terang firman: Joel 2:32; Kis 2:21; dan Rom 10:13.

Jika ayat2 itu dari antara ayat2 lain diperiksa sesuai dengan syntax-nya maka pikiran calvinis hanya figment dialam imaginasi mereka. Tetapi tidak ada dalam text firman Allah.

REFORMED INJILI SUDAH ASUMSI DAN PRESUMSI BAHWA ORANG TIDAK BISA PERCAYA JADI HARUS DISELAMATKAN DULU BARU BISA PERCAYA

Sebelum membaca Alkitab calvinis sudah duluan mahatahu bahwa orang tidak bisa percaya Injil.

Selain itu sudah mahatahu bahwa Alkitab bicara tentang orang2 yang menjadi percaya SETELAH DISELAMATKAN.

Itu asumsi STANDARD Stephen Tong dan kroni2nya di STTRI.

Salah satu pentolan ajaran sesat ini di USA yang suka patenteng ajaran ini adalah James White.

James R. White menulis: “. . . Reformed Christians believe that men believe and choose. It is the order of events that is in dispute. Every Christian has chosen Christ, believed in Christ, embraced Christ, and even more, continues to do so. The question is not ‘must a person believe,’ but can a person believe while a slave to sin? Further, whose decision comes first: the decision of God to free the enslaved, dead sinner and give him the ability to believe, or the free-choice decision of the sinner that then makes him or her one of the elect?” (James R. White, The Potter’s Freedom, Calvary Press Publishing, 2000:184).

Ini asumsi karena dijajah pikiran Jonathan Edwards bahwa orang  milih sesuai nature. Karena orang berdosa jadi milihnya cuma bisa dosa melulu.

Alangkah begonya.

Diktum milih sesuai nature sudah menjadi ASUMSI yang MENGATASI segala tata bahasa dan sintaksis dalam firman.

Alangkah liciknya ajaran sesat ini.

Wednesday, July 25, 2012

KRONI2 DAN KROCO2 STEPHEN TONG APA BEDANYA

Siapa kroni2 Stephen Tong?

Kroni2 Tong adalah para dosen STTRI dan para pendeta yang bekerja di gereja2 Stephen Tong.

Kalo kroco2nya adalah para mahasiswa dan para anggota gereja reformed injili.

Untuk para kroni dan kroco Tong saya ingatkan bahwa alasan2 yang saya kemukakan untuk menolak TULIP, BUKAN SPEKULASI FILOSOFIS ATAUPUN BUKAN SPEKULASI TEOLOGIS--- yang saya kemukakan adalah FAKTA2 GRAMATIK SINTAKSIS yang secara aktual dipakai Roh Kudus dalam mewahyukan ayat2 yang dibahas.

Bahasa saya sekedar alat provokasi.

Bahasa saya BUKAN ISI argumentasi.

Argumentasi diusahakan purely biblical in nature.

Kesimpulan so far: TULIP and therefore calvinism are NOT BIBLICALLY BASED.

STEPHEN TONG DAN POHON TULIP DIHANCURKAN ROH KUDUS

TULIP yang meracuni jajaran STTRI dihancurkan firman Allah yang diwahyukan Roh Kudus berikut ini:

Yoh 12:35-48 “Kata Yesus kepada mereka: "Hanya sedikit waktu lagi terang ada di antara kamu. Selama terang itu ada padamu, percayalah kepadanya, supaya kegelapan jangan menguasai kamu; barangsiapa berjalan dalam kegelapan, ia tidak tahu ke mana ia pergi. 36 Percayalah kepada terang itu, selama terang itu ada padamu, supaya kamu menjadi anak-anak terang." Sesudah berkata demikian, Yesus pergi bersembunyi dari antara mereka. 37 Dan meskipun Yesus mengadakan begitu banyak mujizat di depan mata mereka, namun mereka tidak percaya kepada-Nya, 38 supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya: "Tuhan, siapakah yang percaya kepada pemberitaan kami? Dan kepada siapakah tangan kekuasaan Tuhan dinyatakan?" 39 Karena itu mereka tidak dapat percaya, sebab Yesaya telah berkata juga: 40 "Ia telah membutakan mata dan mendegilkan hati mereka, supaya mereka jangan melihat dengan mata, dan menanggap dengan hati, lalu berbalik, sehingga Aku menyembuhkan mereka." 41 Hal ini dikatakan oleh Yesaya, karena ia telah melihat kemuliaan-Nya dan telah berkata-kata tentang Dia. 42 Namun banyak juga di antara pemimpin yang percaya kepada-Nya, tetapi oleh karena orang-orang Farisi mereka tidak mengakuinya berterus terang, supaya mereka jangan dikucilkan. 43 Sebab mereka lebih suka akan kehormatan manusia dari pada kehormatan Allah. 44 Tetapi Yesus berseru kata-Nya: "Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia bukan percaya kepada-Ku, tetapi kepada Dia, yang telah mengutus Aku; 45 dan barangsiapa melihat Aku, ia melihat Dia, yang telah mengutus Aku. 46 Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan. 47 Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya. 48 Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman.”

Ay. 36 Percayalah, imperative (command from will A to will B)—A beri perintah ke B: YOU BELIEVE.

Imperative mood adalah hukum grammar yaitu perintah yang diberi karena yang menerima perintah BISA percaya. Karena BISA maka mereka penerima perintah itu BERTANGGUNG JAWAB.

Kalo pemberi perintah tahu bahwa B itu mati dan tidak bisa respons tetapi tetap memberi perintah berarti pemberi perintah itu goblok!

Kalo orang yg diperintah itu orang mati yg tidak bisa/tidak mampu percaya maka PEMBERI perintah itu IDIOT. Dan Tuhan Yesus bukan idiot!

Tuhan Yesus tidak melanggar hukum tata bahasa di sini!

Tidak ada predestinasi dan total inability yang harus di-irresistible grace di sini.

KonstruksiHanya sedikit waktu lagi” (35) dan selama terang itu ada padamu (35,36), INDIKATOR: time is running out! Thus, imperative now YOU BELIEVE NOW!

Para pakar tata bahasa, Dana dan Mantey mengingatkan tentang imperative ini bahwa:

“The imperative is the mood of command or entreatythe mood of volition. It is the genius of the imperative to express the appeal of will to will. In ordinary linguistic communication the primary appeal is from intellect to intellect, but in the imperative one will addresses another. . . .” (Dana and Mantey, A Manual Grammar of the Greek New Testament, § 165).

Yesus tujukan perintah itu dengan appeal pada fungsi kemauan mereka—perintah untuk you percayalah!

Imperative macam ini TIDAK COMPATIBLE dengan dekrit predestinasi untuk masuk neraka karena itu TIDAK BISA percaya dan mesti diregenerasi dikasi iman lebih dulu baru bisa percaya!

Total inability adalah kontradiksi terhadap hukum tata bahasa imperative.

Meski Tong ato seluruh jajaran STTRI dan SAAT Malang adalah orang2 jenius MEREKA TIDAK BERHAK mengubah imperative perintah dari will-to-will menjadi penerima perintah sebagai orang yang tidak punya ability dan tidak punya will untuk percaya! Itu rediculous dan irrational!

Allah Tritunggal juga TIDAK BISA mengubah sifat imperative mood! Karena Imperative itulah yang dipakai oleh Roh Kudus mengilhamkan nats ini! Tidak mungkin Dia playing a stupid joke on the recipients of His command!

Ay37 “mereka tidak percaya kepada-Nya,” ini kata kerja ACTIVE VOICE yang diilhamkan Roh Kudus. Active voice adalah INDIKATOR bahwa MEREKAlah yang aktif bertindak. ITU sebabnya Roh Kudus memakai active voice.

There is a REASON, THE HOLY SPIRIT USES THE IMPERATIVE MOOD! TO CONVEY MEANING!--COMMAND FROM WILL TO WILL! A VOLITIONAL STRUCTURE!

THERE IS A REASON, THE SPIRIT CHOSES THE ACTIVE VOID! TO CONVEY MEANING BY IT! THE SUBJECT ACTIVELY PERFORMS THE ACTION OF THE VERB!

Konstruksi yang digunakan Roh Kudus TIDAK BISA dibatalkan Stephen Tong dan seluruh denominasinya. Katolik juga tidak bisa. Christendumb juga tidak berhak.

Firman Allah yang diwahyukan dalam active voice ini tidak bisa diharmoniskan dengan irresistible grace.

Binatang yang bernama irresistible grace TIDAK ADA dalam ayat ini!

Ay 29 “Karena itu mereka tidak dapat percaya” AKIBAT dua hal yang HANYA BISA DITUNJUKKAN KONTEKS (BUKAN OLEH TONG ATO CALVINIS LAINNYA). KONTEKS MEMBERI INFORMASI SEBELUM STATEMENT AY 29:

(1) ay36, PILIHAN DAN KESEMPATAN UNTUK PERCAYA TERSEDIA, AVAILABLE BAGI MEREKA;

(2) ay37, kesempatan diberikan OLEH KEMAMPUAN YANG ADA MEREKA TOLAK; ay 37, mereka menolak kesempatan SELAMA TERANG ITU ADA PADAMU.

KARENA decisions2 yang mereka buat itulah BERAKIBAT ayat 39, “Karena itu mereka tidak dapat percaya. . .”

"KARENA ITU ' BUKAN TUNJUK TULIP TETAPI PENOLAKAN2 MEREKA!

Selama itu terus menerus mereka berkata NO! NO! NO! NO! terus menerus dan akhirnya BUKAN DIPREDESTINASI DARI SURGA UNTUK MENJADI TOTAL INABILITY.

Mereka memilih terus menerus dan karena tidak mau selalu akhirnya mereka tidak bisa percayai hal illahi lagi.

Waktu Allah untuk judgment sudah tiba dan mereka dihukum.

Tidak ada predestinasi dalam active voice. Active voice dan imperative mood TIDAK BISA DIPERKOSA bahkan oleh Allah sekalipun untuk dukung TULIP. Karena Allah Roh Kudus yang memberikan wahyu ini dalam IMPERATIVE MOOD—dari will A kepada will B. Dan soal percaya dalam ACTIVE VOICE tidak bisa disesuaikan dengan irresistible grace.

Tereak2 Stephen Tong dan kroninya cuma asap kosong tanpa terang bahkan menggelapkan aspek imperative dan active voice dari dalam nats demi pohon TULIP.

Tetapi Roh Kudus menghancurkan segala usaha manusia untuk menggelapkan firman Allah--terutama TULIPnya Tong dan kroni2nya!

Tong-pun TIDAK BAKALAN BISA MENGALAHKAN tulisan ini karena MEMANG DIA MENGGELAPKAN unsur2 imperative dan active voice nats demi TULIP! Dan tulisan in sekedar menunjukkan unsur2 YANG ADA DALAM AYAT!

He is totally wrong!  Banyak asap tidak ada isi!

Tuesday, July 24, 2012

STEPHEN TONG DI BUAT TULI TERHADAP FIRMAN OLEH SI TULIP

Adalah mustahil bagi Stephen Tong dan antek2nya untuk menganut TULIP,  total inability kalau mereka betul2 mempelajari Firman Allah.

Tetapi bukan firman Allah yg dijunjung tinggi. Yang di dewakan adalah TULIP. Bukan Firman Allah.

AYAT2 ALKITAB HANYA DIKUTIP UNTUK MENDUKUNG TULIP BUKAN UNTUK DIJELASKAN DENGAN BENAR!

Tong dan antek2nya mengangkat nats Yoh 12:39 keluar konteksnya untuk propaganda total inability nya TULIP.

Tetapi binatang itu tidak ada dalam ayat ini.

Hukum tafsir 101: MAKNA SEBUAH KATA DITENTUKAN OLEH PENGGUNAAN KATA ITU DALAM KONTEKS.

Bagi calvinis reformed injili: KONTEKS SEMUA AYAT ALKITAB ADALAH TULIP. ITU PENYAKITNYA!

Yoh 12:39 not able to believe (ouk edunanto pisteuein) ; kita sudah bahas di posting sebelumnya.

Mat 27:42 terhadap Tuhan Yesus juga dikatakan  “He saved others; He is not able to save Himself.”

Not able to save Himself dari ou dunatai sosai. Kata yang sama dengan di Yoh 12:39.

Di sini digunakan karena tujuan kedatangaNya! BUKAN ketidak mampuan diriNya!

Orang2 Israel tidak masuk tanah perjanjian karena unbelief: Heb 3:19 they were not able to enter in because of unbelief. Bukan ketidak mampuan tetapi ketidakpercayaan.

1 Yn 3:9 he is not able to sin, juga kata yang sama digunakan bukan dalam arti ketidak mampuan; tetapi dua benih yang bertentangan sifatnya tidak bisa eksis dalam satu orang.

Ikut firman secara tepat tidak akan ada total inability dalam Yoh 12:39

SEMBAH TONG ATAU SEMBAH TUHAN?

Halo para penyembah Stephen Tong. Apa kabarnya?

Kenapa judulnya sembah Tong?

Pasalnya begini: apapun yang dikatakan Tong ditelan sebagai sabda Tuhan. Ini bahaya.

Kalo sembah Tuhan hanya SATU TEST UTAMAnya: Ikut Alkitab seratus persen sebisanya.

Kalo lo denger kotbah2 Tong yang dipasang online di youtube apa kesannya?

Lo ambil Alkitab lo buka ayat2 yang dia baca dan denger baik2 apa yang dia kotbah: KEBANYAKAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN NATS YANG DIBACA!

Memang dianya banyak membual itu jelas. Banyak cingcong tereak2 tidak masalah. Tetapi soal ISInya: apakah dianya menerangkan nats secara teliti? Mau jujur nga? JARANG!

Memang dia angkat istilah ini frasa itu dari dalam nats yang  bunyinya menarik lalu dia mulai loncat ke mana2. Loncat2 ke filsafat. Loncat ke pepatah Cina dan lainnya.

Memang banyak ngecapnya. Tetapi urusan MENJELASKAN NATS DENGAN TELITI? Jarang sekali.

Coba aja lo ambil Alkitab lo dan ikuti dia tereak2 dari ayat2 yang dikutip.

Tapi lo nga peduli penjelasan pengajaran Alkitab secara akurat. Lo maunya nelan bulat2 apapun yang diucapkan Tong.

Lo nga sembah Tuhan, lo sembah Tong!

KOTBAH STEPHEN TONG VS KOTBAH GILBERT LUMOINDONG

Setelah meneliti berbagai kotbah Stephen Tong dan Gilbert Lumoindong yang ada online, CD dll., inilah perbandingan kotbah Tong dan Lumoindong.

Alkitab adalah firman yang tanpa salah: Tong dan Gilbert sama tekanannya.

Keselamatan by grace through faith alone: Gilbert dan Tong sama juga dalam hal ini.

Buah2 Keselamatan dilihat dalam kelakuan: Pada dasarnya sama; tetapi KADANG Gilbert sisipkan bahasa Roh kadang ditolak sebagai tanda keselamatan. Jadi dasarnya sama: Selamat dilihat dari buahnya.

Akhir zaman: Gilbert percaya adanya kerajaan 1000 tahun. Tong tidak percaya itu!

Kepenuhan Roh: Gilbert percaya pake bahasa Roh; Tong tidak pake glosolalia.

Tanda iman tumbuh: Buat hal2 besar bagi Tuhan. Kasi persembahan dan lainnya. Sama saja keduanya dalam hal ini.

Perbedaan besar: Gilbert percaya adanya mujizat sekarang ini, tetapi Tong tidak percaya adanya mujizat sekarang ini.

Gilbert dan Tong tidak banyak bedanya. Gilbert juga tidak pernah bahasa Roh di gereja.

Kalau itu tidak dipraktekkan maka pada dasarnya teologi Gilbert dan Tong banyak samanya daripada bedanya.


STEMI STEPHEN TONG CURI DOMBA GEREJA LAIN

Sudah sejak lama GKI Jabar dll membicarakan adanya pencurian domba mereka oleh Stephen Tong.

Cara2 licik dengan memakai selubung rohani digunakan untuk nipu orang.

Alasannya: pembinaan iman.

Alasan lain: KKR.

Alasan lain lagi: STEMI dan pembinaan iman gratis.

Ada lagi: Konser ini itu.

Seminar itu ini!

Kuliah ini itu.

Iklan sana sini untuk mengajak jemaat2 gereja lain dengan tujuan dijaring masuk gereja reformed injili.

Coba kalo mau etis si Tong umumkan dengan serius: "siapa2 yang sudah anggota gereja lain harus kembali ke gereja aslinya" maka gereja reformed injili akan kosong.

Injili maksudnya mencuri anggota2 GKI, GKJ, HKBP dll melalui cara2 pembinaan dlsb.

Ini licik amat.

KOTBAH DAN SEMINAR STEPHEN TONG & Yoh 12:39

Sejak lama dalam kotbah dan seminar Stephen Tong dan kroni2nya di STTRI meng-abuse Yohanes 12:39 untuk terus menyembah TULIP yang tidak ada dalam ayat ini.

Frase “Karena itu mereka tidak dapat percaya” (Yoh 12:39) dicopot comot lepas dari konteksnya oleh para pembeo Stephen Tong yang membeo calvinis2 sebelumnya.

Pembeo2 ini LANGSUNG memberi makna dari luar konteks bahwa Yohanes lagi bicara tentang total depravity/total inability—bahwa orang berdosa tidak memiliki kemampuan untuk percaya Yesus sampai sesudah dilahirkan kembali.

Kalo lo tolak irresistible grace, seluruh struktur calvinisme ambruk. Itulah SEBABNYA para pembeo Tong mati2an menggenggam TULIP, khusus irresistible grace. No irresistible grace = no Calvinism.

Para pembeo itu mencomot frase “tidak dapat” untuk menunjukkan total inability yang tidak ada di ayat ini!

Di ayat ini mereka dengan kacamata TULIP bisa melihat yang tidak ada di ayat. Di ayat ini para pembeo Tong melihat adanya inability yang dasarnya adalah dekrit pemilihan/predestinasi.

Mereka mengasumsi sembarangan bahwa orang2 Israel itu tidak bisa percaya berarti tidak bisa karena didekritkan demikian sejak kekal. Singkat kata: dipredestinasi untuk tidak bisa percaya sejak purbakala.

Mereka, orang2 Israel yang mengeraskan hati SETELAH dipilih dan SETELAH ditebus itu dihukum karena keras tengkuk sebab pemberontakan terus menerus maka mereka tidak dapat percaya karena SUDAH PERCAYA hal2 yang kontras dari ajaran wahyu Allah.

Ini ungkapan judgment, penilaian Allah terhadap pemberontakan dan ketidak percayaan mereka, BUKAN DEKRIT ORANG UNTUK MASUK NERAKA.

Para calvinis dan pembeo Tong menganggap secara membabi buta bahwa ini ayat berbicara predestinasi masuk neraka, akibatnya totally unable to believe, karena itu tidak bisa percaya.

Konteks historisnya pemberontakan Israel karena mempercayai hal yang berlawanan; bukan kontek predestinasi yang mengakibatkan total inability.

Tidak ada inability dalam ayat ini. Ability yang ada sudah disalah gunakan. Bukan no ability at all.

Mereka tidak dapat percaya karena unbelief bukan karena predestinasi seperti nyanyian para burung beo calvinis.

Konteks sejarah: Pemberontakan orang2 tebusan Allah di padang gurun (Ibr 3:17-19).

Mereka tidak bisa masuk tanah perjanjian karena pemberontakan—menolak firman Allah.

17“Dan siapakah yang Ia murkai empat puluh tahun lamanya? Bukankah mereka yang berbuat dosa dan yang mayatnya bergelimpangan di padang gurun? 18 Dan siapakah yang telah Ia sumpahi, bahwa mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Nya? Bukankah mereka yang tidak taat? 19 Demikianlah kita lihat, bahwa mereka tidak dapat masuk oleh karena ketidakpercayaan mereka.”

Ay17 mereka BERBUAT DOSA 40 tahun dan mati di padang gurun.

Ay18 Allah bersumpah bahwa yang tidak percaya firman tentang pemeliharaanNua tidak akan masuk tanah perjanjianNya

Ay19 mereka tidak bisa masuk karena ketidak-taatan (apistia itu anti doctrine). Nga ada hubungannya dengan total depravity.

Ini hal judicial bukan soal  konstitusional manusia dan ability!

Roma 11:20 menerangkan bahwa “Mereka dipatahkan karena ketidakpercayaan mereka.”

Bukan soal inability! NONE, ZERO, NADA! NOL BESAR.

NO IRRESISTIBLE GRACE HERE! 100% NGA ADA IRRESISTIBLE GRACE AKIBAT TOTAL INABILITY DIAJARKAN SECARA HISTORIS MAUPUN DALAM YOHANES!

Jangan asal comat comot nats keluar konteks untuk buktikan ajaran sesat!

Para pemberontak orang2 Israel ini (1) sudah ditebus; (2) para pemberontak ini melawan firman—they sinned; (3) para pemberontak ini, oleh karena akibat dosa2 mereka menolak firman Allah—they believed not. Akibatnya: (4) They were not able . . .

TIDAK ADA TULIP DAN IRRESISTIBLE GRACE DALAM KONTEKS NATS INI!

APA DASAR TULIP? DI MANA DASAR IRRESISTIBLE GRACE DALAM FIRMAN ALLAH? COBA TUNJUK 1! COBA TUNJUK SATUUUUUUUUUUUUUUUU SAJAAAAAAAAAAAAAAAA KALO LO BISAAAAAAAAAA!

MEMANG TIDAK BISA KARENA TIDAK ADA?

COBA SE STTRI DAN SE SAAT TUNJUK SATU SATU AJA AYAT YANG MENGAJAR IRRESISTIBLE GRACE!

KOTBAH STEPHEN TONG & KOTBAH STTRI, Yoh 12:32

Denger lagi baik2 kotbah2 Stephen Tong dan kroni2nya di STTRI. Sebenarnya dangkal sekali.

Mereka cuma ulang aling satu benang merah "God is sovereign."

Putar sana sini cuma itu sandarannya. Mereka lupa itu bukan satu2nya esensi Allah. Masih banyak lagi aspek dari essence dan personality of God.

Kalo nga bisa jelasin ayat2 firman ato hal2 lain langsung aja: "Tetapi God is sovereign." Itu bukan penjelasan. Itu cuma lari dari firman Allah.

Salah satu ayat yang disembunyikan di balik "God is sovereign" adalah Yohanes 12:32. Mereka cuma bisa sisipkan TULIP di ayat ini. Karena kalo ikut isinya yang simple maka TULIP harus ditolak. Dan TULIP dibuang artinya tidak ada calvinisme.

Jadi larinya ke penjelasan suci "God is sovereign." Ini frase jadi mantra para pembeo di STTRI.

Coba simak Yoh 12:32.

Yoh 12:32: "dan Aku, apabila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang datang kepada-Ku."

Para calvinis yang mabuk TULIP langsung tanpa tedeng aling2 BISA melihat orang pilihan dalam ‘SEMUA ORANG.” Ini keajaiban TULIP.

Kalian yang mabuk TULIP ingat baik2: “ditinggikan” ini potential mood ato subjunctive mood--contingent, ato conditional. Jadi tepat disalin: “may-be lifted up.”

Helkuso” kata kerja future active indicative. Jadi simple struktur konstruksi potential dan indicative ini menekankan bahwa kata kerja active “menarik” itu contingent atau numpang ato conditional pada Yesus di lifted-up—disalibkan. Titik. ITU MAKSUD STRUKTUR AYAT INI. Salib yang menarik orang.

Salib yang menarik semua orang.

Bukan predestinasi yang menarik secara irresistible.

Irresistible karena total inability cuma ada dalam racun TULIP, tetapi tidak ada dalam struktur ayat ini. NIL, ZERO, NADA! ABSOLUTE ZERO!

Dari kata kerja conditional plus future active (menarik) yang contingent pada salib---ayat ini katakan Yesus di Salib itulah yang MENARIK SEMUA ORANG!

Kalian menghujat firman Allah dengan membajak ayat ini oleh TULIP!

Tidak ada predestinasi dan dekrit maupun irresistible grace di sini.

Dari kolong langit mana lo orang bacakan irresistible grace ke kata kerja subjunctive dan kata kerja aktif ini. ZERO tidak ada di sana. Cuma ada DALAM KEPALA orang calvinis yang dipenuhi efek RACUN TULIP.

Kesalahan muncul dari awal gerakan sempalan katolik ini (reformed adalah pecahan katolik). Dari awal Calvini sudah melihat DRAWING TIDAK CONTINGENT PADA SALIB KRISTUS TETAPI DARI DEKRIT PREDESTINASI.

Itu awal racun TULIP yang kalian telan bulat2 dan buang ISI firman Allah yang diwahyukan Roh Kudus!

Muller menunjukkan kesalahan awal ini: Calvin credited the all-sufficiency of Christ’s merit to the divine decree, not Christ’s Person. Muller says on this issue: “It should be noted that Calvin had credited the all-sufficiency of Christ’s merit (meritum Christi, q.v.) to the divine decree, a doctrine more in accord with Reformed Christology than the scholastic Reformed view that the source of Christ’s infinite merit was the infinite value of his divine-human work.” (Richard A. Muller, Dictionary of Latin and Greek Theological Terms, p. 272).

Wahai para tukang tereak2 di STTRI dan SAAT, yang kalian tereakin itu BUKAN dari teks firman Allah.

Apa yang kalian tereakin itu membeo seperti burung beo itu apa kata orang2 tentang predestinasi, irresistible grace dll. Tetapi BUKAN THUS SAITH THE LORD!

KOTBAH2 STEPHEN TONG

Coba lo google kotbah2 Stephen Tong dan baca ato denger.

Isinya cetek sekali.

Tereak2 ini itu tetapi tidak ajarin ISI dari Alkitab.

Memang dia kutip ayat sana sini tetapi cuma untuk gembar gembor reformed injili.

Cuma gembar gembor kita buat ini kamu buat itu kita harus buat gini gitu. Kalian ditipu.

Kristen bukan apa yang kita buat ini itu sana sini, apa ipi. Kristen itu apa yang dibuat Allah Bapa, Allah Putra dan Allah Roh Kudus.

Kalo orang reformed ngomong coba denger: "lihat gedung gerejanya besar."

Gudang Bulog lebih besar lagi.

Gudang2 di Priok semua lebih besar dari gerejanya Tong.

Apa omongan gedung itu iman Kristen?

Mana di gereja mula2 dalam Kisah Para Rasul ada gedung ditunjuk? Tidak ada!

Mereka diajarin firman secara benar dan akurat. Bukan tereak2 jagonya Tong kosong.

Kotbah2nya kosong firman cuma isinya kutip sana sini, dan cerita ini itu doang!

Dasar!

SEMINAR STEPHEN TONG, STEMI STTRI

Seminar2 Stephen Tong dan STEMI dirancang untuk mencaplok anggota gereja2 lain.

Itu cara standard dari awal pendirian gereja reformed injili.

Mula2 Stephen Tong pergi KKR di gereja2 orang lain. Waktu itu dia belum dirikan gereja.

Sudah dikenal anggota2 gereja lain, dia mulai dirikan gereja sendiri.

Kenapa? Lo tau sendiri mindset orang2 macam ini. Pake cara2 licik untuk keuntungan pribadi.

Dari awal sampe sekarang pake cara sama. Kenapa? Karena efektif.

Undang anggota2 gereja lain.

Dari pertama, niatnya sudah jelek.

Alasannya: membina iman orang Kristen.

Siapa angkat dia untuk membina umat GKI? Dia sendiri.

Siapa angkat dia untuk membina umat GBI? Dia sendiri.

Siapa angkat dia untuk membina umat GKJ? Dia sendiri.

Siapa angkat dia untuk membina umat gereja2 non calvinis? Dia sendiri.

Orang ini dan gerakannya cuman mencuri domba gereja2 lain!

Stephen Tong, stop curi domba gereja lain.

Coba lo suruh orang GKI kembali ke GKI
orang HKBP kembali ke HKBP
orang2 gereja lain kembali ke gereja masing2;
maka gerejamu pasti kosong!

Monday, July 23, 2012

STEPHEN TONG & TAFSIR ALKITAB CARA LICIK

Stephen Tong dan kroni2nya di STTRI dan SAAT Malang, rame2 mengakali Alkitab secara licik!

Pertama, kita sudah lihat bahwa frase “Tidak ada seorangpun yang dapat datang” (Yoh 6:44) BUKAN tentang absennya ability to come; tetapi abiity sudah digunakan pada obyek yang lain.

Tidak ada irresistible grace dalam nats ini.

Kedua, kata “datang” yang digunakan dalam ayat 37, 44, 45, 65 SEMUANYA dalam bentuk ACTIVE VOICE: artinya orang2 itu datang oleh exercising kemauan mereka sendiri.

Ingat, BUKAN PASIF. Dan tidak ada LAHIR BARU DAN DIBERI IMAN DULU.

Kalau ada lahir baru dulu atau irresistible grace dulu baru percaya tentu hanya ADANYA di TULIP, tetapi bukan dalam nats ini2.

Ketiga, “draw” (indicative mood) harusnya may-draw, karena aslinya bukan indicative mood (sebagaimana salinan) tetapi subjunctive mood, atau mood of probability tergantung kemauan orang di-exercise.

Karena subjunctive/probability maka dalam nge-draw ada respons aktif memakai kemauan dan keputusan untuk “datang” atau percaya pada Yesus!

Para calvinis reformed injili pada bersekongkol MEREPRESI active voice dan mood subjunctive nats2 ini demi penyembahan pada berhala TULIP.


Halo pembeo2 Stephen Tong di STTRI dan SAAT, Malang, BISAKAH kalian meng-affirm irresistible grace dan lahir baru sebelum percaya DENGAN mengungkapkan active voice dan mood probability dari ayat2 ini?

Singkat kata, lo harus mengingkari dan menyangkal gramar sintaksis nats untuk meninggikan TULIP.

Kasian sekali!

TANTANGAN UNTUK PARA PENDETA REFORMED INJILI SOAL YOHANES 6:37, 44, 65

Frase ini paling sering dikutip para kroni2 Stephen Tong tanpa mengerti KONSTRUKSI sebenarnya dari nats ini (Yoh 6:37, 44, 65).

Kemungkinan besar cara membacakan TULIP ke nats ini adalah STANDAR CARA BACA yang diwariskan turun temurun sejak munculnya aliran sempalan katolik ini.

"except the Father . . . may-draw (subjunctive mood) him." Kalo indicative mood baru boleh disalin "draw."

Ini konstruksi third class condition, yaitu if (ean).

Third class memakai “if” (ean) plus may-draw, kata kerja subjunctive/potential mood digunakan untuk menunjuk pada sebuah future condition, bukan aktual/realitas.

Third Class Condition IF + kata kerja subjunctive adalah sebuah kontruksi standard bahasa asli PB untuk menunjuk pada kondisi/syarat untuk materialisasinya si kata kerja—sesuatu yang belum atau tidak terjadi secara actual. Jadi struktur ini sekedar future probability!

Blunder besar dengan membacakan TULIP ke dalam nats ini adalah pengabaian kolosal struktur asli nats ini.

Third class condition plus kata kerja potensial hanya bicara tentang sesuatu yang mungkin bisa terjadi, bukan kepastian (itu pake indicative mood).  Itulah fungsi subjunctive/potential mood!

Kalo predestinasi dan realitas TIDAK BISA pake if (ean) plus mood probability!

Jika Roh Kudus melalui penulis PB ingin mengungkapkan sesuatu yang actual terjadi maka mereka SELALU menggunakan bentuk mood indikatif.

Dalam Yohanes 6:37, 44, 65 inilah mood yang digunakan—future probability; bukan reality seperti presumsi TULIP para calvinis.

Mood subjunctive/future probability dalam ay 37, 44, 65 TIDAK BISA diharmoniskan dengan irresistible grace akibat predestinasi.

Untuk mendukung irresistible grace-nya predestinasi, harus menggunakan first class “IF” (ei, bukan ean) dan HARUS menggunakan kata kerja passive voice, bukan aktive voice! Dan kata kerja passive itu HARUS dalam indikatif mood, bukan mood probability!

Dalam ketiga ayat ini semuanya menggunakan “IF” (ean) plus kata kerja subjunctive/potential untuk menunjukkan probability, tepatnya future probability—SAMA SEKALI BUKAN pasif indikatif.

Alangkah MUSTAHILNYA secara gramatika dan sintaksis untuk membaca predestinasi, irresistible grace dan total inability dari dalam ayat2 ini. Itu hanya bisa oleh MUJIZAT YANG DIKERJAKAN TULIP!

Biar kalian bumbui dengan frase “kedaulatan Allah” juga tidak akan ada unsur TULIP dalam nats ini.

Mustahil bin impossible karena Allah Roh Kudus menginspirasikan nats ini MELALUI, OLEH dan DI DALAM STRUKTUR KONSTRUKSI nats ini yang bersifat future conditional, a future probability; bukan bentuk pasif dan actual atau indikatif.


TULIP merampok begitu banyak berkat yang terbungkus dalam struktur dan konstruksi firman Allah.


Betapa membabi butanya orang2 STTRI yang bisanya tereak2 lantang tentang orang dilahirkan kembali dalam nats2 ini. Kasian sekali. Cuma ada banyak asapnya. Tidak ada terangnya sama sekali. Karena sifat dan ekspresi nats DIGELAPKAN, dibungkamkan, dihilangkan TULIP!

Apa katamu dosen Perjanjian Baru di STTRI dan di SAAT?

Kalo bisa dan kalo ada nyali coba tunjukkan predestinasi dan irresistible grace dari struktur third class condition dan subjunctive mood. Mustahil bin impossible.

Aneh, bin ajaib aliran pecahan Katolik ini!

Wallahu alam bisawab!

STEPHEN TONG TIDAK IKUTI FIRMAN ALLAH

Stephen Tong dan kroni2nya di SAAT, Malang dan STTRI mengabaikan, meng-abuse firman Allah terus menerus.

Mereka tidak mengikuti firman Allah tetapi mengikuti dewa TULIP.

Salah satu yang paling jorok yaitu, memaksakan Irresistible grace dipaksakan atas Yohanes 6:44, khusus frase:

ditarik oleh Bapa” yang diabuse untuk mengajarkan regenerasi dan dikasi iman—dari kata ditarik.

Dari kata "ditarik" mereka membeo satu sama lain dan membaca menari sebagai regenerasi atau lahir baru. Lahir baru oleh irresistible grace.

Karena manusia dianggap seperti batu, mati, tanpa ability oleh tuntutan total depravity. Maka harus lahir baru dulu kata kakek TULIP. Jadi lahir baru dulu, dikasi iman, baru bisa percaya.

Akibatnya dari kakek TULIP ini: kata kerja aktif bersyarat response (subjunctive mood) dipermak menjadi pasif indikatif. Celaka. Celaka. Celaka. Firman Allah HARUS DISESUAIKAN TULIP.

Sekarang kembali ke frase yang sering diperkosa: “jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa”.

Kenapa disalin pasif, ditarik?  ASLINYA dalam Greek: INI KATA KERJA AKTIF.

Siapa yang berhak mengubah kata kerja aktif ber-mood potential/subjunctive menjadi pasif?

Mandat dari TULIP. Setan selalu mengubah manambah memanipulasi firman Allah!

Ditarik” (helhuse), helkuse dari helko. Helko, kata kerja aktif indikatif “aku narik (menarik). . .” Kata kerja aktif TIDAK BISA disalin DITARIK! Hanya oleh Setan.

Sedangkan helhuse, yang dipakai dalam ay44 bersifat potensial conditional, dibaca “bisa narik” atau “may draw” tergantung syarat ato conditional respons dari yang akan ditarik.

Kalau yang ditarik itu barang mati seperti batu memang tidak ada respons. Inilah praduga para calvinis reformed injili di SAAT dan di STTRI. Keliru. Keliru besar. SALAH TOTAL! Ini membaca total inability ke dalam ay44. Ini menginjak2 mood conditional daripada helkuse/may draw.

Tetapi yang ditarik itu manusia yang punya kemauan selalu ada respons kemauan.

Helkuse (potential mood) kata kerja bersyarat yang disebut subjunctive—subjunctive menuntut respons kemauan sebagai syarat terjadinya TARIK. Tidak ada unconditional irresistible drawing here!

Tarik bukan unconditional. Tarik bersyarat response. Tarik baru terjadi setelah/pada saat hadirnya response.

Helkuse (may draw), TIDAK BISA diharmoniskan dari dalam ayat ini dengan predestination dan irresistible grace.

Juga tidak bisa diharmoniskan dengan total inability-nya TULIP.

Dari dalam struktur dan natural sintaksis ayat ini IMPOSSIBLE untuk meng-affirm irresistible grace.

Mengartikan “ditarik” yang ber-mood bersyarat potential berdasar respons kemauan, menuntuk pembalikan menjadi active voice dan indikatif mood.

Singkat kata ayat ini harus diinjak2 dipermak disangkali struktur sintaksisnya berdasar subjunctive mood untuk meng-affirm irresistible grace calvinisme reformed injili.

Jerome H. Smith made this excellent suggestion, which I am delighted to share with my readers:

“Logically, Calvinism cannot base absolute sovereignty and absolute predestination or the doctrine of irresistibility upon (or in the face of) the ‘may’ of the subjunctive mood in the probable future third class condition in John 6:44, 65. That would be an absolute contradiction in terms. ‘May’ expresses contingency; the ‘third class condition’ expresses probability, but not certainty, because of the contingency. The ‘third class condition’ asserts that if a condition is met, a certain result will follow. Thus, the Calvinistic position is proven absolutely untenable according to the grammar of Scripture.” (Jerome H. Smith penulis The New Treasury of Scripture Knowledge, Revised and Expanded).

Seluruh jajaran kroni2 Stephen Tong, mulai Tong sendiri dan seluruh dosen2nyu, para pendeta dan mahasiswanya rame meng-abuse, meng-injak2 struktur grammar dan sintaksis  dalam ayat ini yang diberi oleh Roh Kudus, untuk meng-affirm yang berlawanan--Roh mewahyukan helkuse yang AKTIVE VOICE dan dalam SUBJUNCTIVE MOOD.

Oleh jajaran Tong dan antek2nya dipermak menjadi PASSIVE VOICE dan INDICATIVE MOOD. Melawan jelas2 memperkosa struktur ayat ini.

Halo pembeo2 Tong: lo nanyain si Tong apa dia bisa jawab? NO! ZERO!

Halo pembeo2 Tong, dosen2 STTRI, apa jawabmu? NONE. NADA. BIG ZERO!

Halo pendeta2 reformed injili, apa lo kata? Coba lo jawab kalo lo bisa. Lo nga bisa. Lo nga bisa studi firman lo cuman bisa parrotting TULIP.

Kalian tidak bisa baca firman apa adanya--kalian harus bacain TULIP ke semua ayat Alkitab. Kasian.

Booooo siauuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu laaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!

Sunday, July 22, 2012

YANG DIAJARKAN STEPHEN TONG = ABSOLUT BENAR?

Para kroni dan pembeo Stephen Tong harus bisa berpikir obyektif dan biblikal dan jangan asal menelan bulat2 karena sesuatu yang diteriakin dengan lantang dan serius.

Coba simak logika demikian kalo diaplikasikan.

Apapun yang dikatakan si jenius mutlak benar
S adalah orang jenius
Karena itu apapun yg diucapkan S mutlak benar.

                                   Plus,

Apapun yang diucapkan si jenius mutlak benar dan bisa diimani
S adalah orang jenius,
Karena itu apapun yang diucapkan S mutlak benar dan bisa diimani

                                  Plus,

Apapun yang diucapkan si jenus mutlak benar utk diimani dan diaplikasi
S adalah orang jenius,
Jadi, apapun yang diucapkan S mutlak benar utk diimani dan diaplikasi!

                                 Akibatnya?  Banyak yang MASUK NERAKA!

Si jenius itu S
S itu Setan.

Dalam Kejadian 3, S si jenius MENAMBAHKAN pikirannya ke dalam nats firman Allah. Dalam Kej 3:1-6 PENAMBAHAN dan PEMUTARBALIKKAN FIRMAN mendatangkan dosa, celaka dan maut.

Firman Allah yang ASLI, AKTUAL DAN AKURAT: "Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, 17 tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati." (Kej 2:16-17).

FIRMAN DARI ALLAH: "Semua pohon--buahnya boleh kaumakan . . . TETAPI/KECUALI pohon pengetahuan . . . JANGANLAH KAUMAKAN BUAHNYA. . .!"

'FIRMAN' DARI SETANPERTAMA: DIA KURANGI: "Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?"

INI SAMA DENGAN PENDETA2 YANG INGIN KEDENGARAN SPEKTAKULER DAN RADIKAL, TEREAK2 LANTANG TAMBAHIN SUPAYA KEDENGARAN JAGOAN! LEBIH RADIKAL DARI TUHAN. MUTLAKKAN YANG TIDAK ADA DALAM TEKS ALKITAB!

KEDUA: DIA TAMBAHIN & UBAHIN,  "Sekali-kali kamu tidak akan mati." ASLINYA: "pastilah engkau mati."

"Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: "Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?" 2 Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: "Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, 3 tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati." 4 Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati, 5 tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat." 6 Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya."

Di mana dalam Yoh 1:12 "menerima" - dalam active voice (subyek secara aktif berdasar kemauan) melakukan aktivitas yang disebut oleh kata kerja "menerima."

Oleh para calvinis kata kerja aktif ini DISANGKALI dan di SISIPKAN bahwa orang berdosa TIDAK BISA "menerima" Yesus.

Lalu di TAMBAHKAN: mereka harus DILAHIRBARU-kan dulu. Kemudian DIBERIKAN IMAN. Akhirnya setelah DIBERIKAN HIDUP KEKAL dan IMAN PERCAYA; barulah orang ituj MENERIMA.

MENERIMA Yesus jadinya adalah HASIL dari PREDESTINASI.

Dari mana datangnya semua pemutarbalikkan firman Allah ini?

Ini terjadi karena MENGIMANI TULIP ATAS ALKITAB!

Apapun yang ditereakkan Stephen Tong pasti benar?

Kalo lo bilang ya; lo udah buta. Lo dalam bahaya disesatkan.

Imani apa yang dikatakan firman. Jangan imani apa kata orang; termasuk kata2 S meskipun dia orang pinter!

Kalian dipanggil firman Allah, bukan firman S!

Itu yang terjadi di Kej 3. Celaka!

Penambahan, pembajakan, pemutarbalikan firman Allah dianggal suci!

Boooo siau laaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!


Saturday, July 21, 2012

AJAKAN UNTUK CALVINIS REFORMED INJILI REVIEW AND REJECT TULIP

Ayat yang paling sering di-abuse para calvinis reformed injili adalah Yoh 6:44.

Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman.”

Abuse 1: “Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku” diperalat mengajar TULIP, total inability—orang berdosa tidak punya ability untuk percaya kecuali dipredestinasi untuk percaya dan diregenerasi dan diberi iman percaya dulu.

Tidak ada seorangpun yang dapat” (oudeis dunatai), bukan soal total inability. Malah sebaliknya: ability yang ada disalah gunakan.

Contoh frase persis sama, oudeis dunatai dipakai Tuhan Yesus bersabda, “Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan.” (Mat 6:24 ). Bukan tidak ada ability tetapi ability yang ada disalah gunakan untuk mengabdi kepada tuan lain.

Tidak dapat datang karena sudah sembah yang lain!

Dalam Injil Yohanes hal ini diperjelas. Frase yang sama oudeis dunatai = tidak ada seorangpun yang dapat (no one is able) dipakai sbb.:

“Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorangpun yang dapat bekerja.” (Joh 9:4).

Jelas maksudnya bukan soal non ability; tetapi jadwal kerja adalah pada siang hari. Saat itu malam hari bukan jam kerja. Jadi secara resmi, tidak ada seorangpun yang kerja pada malam hari.

Paulus juga memakai frase “oudeis dunatai” atau no one is able dalam 1Kor 3:11

”Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus.”

Ini jelas2 soal kualifikasi bukan soal kemampuan.

Nats2 ini TIDAK bicara tentang total inability untuk diregenerasi; bukan total tanpa kemampuan untuk percaya.

Frasa ini diabuse untuk menegakkan TULIP bukan untuk mengajarkan apa yang Yesus ajarkan dalam ayat ini.

Kalau benar2 mau ikut apa kata firman secara benar maka TULIP harus dicampakkan.

Kalian harus review dan reject TULIP karena  TIDAK ada dasarnya dalam firman ALLAH!


TULIP REFORMED INJILI TIDAK BERHAK MEMBATALKAN STRUKTUR DAN UNGKAPAN FIRMAN YANG DIILHAMKAN ROH KUDUS

Berikut ini nats2 yang paling sering diobrak abrik para calvinis reformed injili.

Nats ini paling sering diperalat calvinis reformed a la Stephen Tong dan antek2nya di STTRI yang secara membabi buta ngotot menanamkan predestinasi dan irresistible grace dalam nats ini.

Singkat kata mereka sudah bulat tekad dan nekat mendekritkan adanya TULIP dalam nats ini.

Apapun yang diilhamkan Roh Kudus dalam nats manapun harus ditaklukkan pada ilham si TULIP yang mahakuasa! Lihat saja struktur ayat berikut yang diabaikan total para TULIPER.

Yoh 6:37 "Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang."

Yoh 6:44 "Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir ".

Ay 37 “Semua (pan) yang diberikan (didomi, member—active voice) Bapa kepada-Ku, akan datang kepada-Ku,

Ayat ini bicara (1) grup yang diberi; dan (2) individu yang dating.

GRUP: “Semua (pan) yang diberikan (didomi, member—active voice), akan datang kepadaku.”  Alah yang memberi dan acting dalam “diberikan” (aktivitas Allah).

(2) Individual: “dan barangsiapa (individu) datang kepada-Ku.” Datang juga dalam active voince, menekankan activitas individu!.

Secara linguistic sintaksis active voice TIDAK bisa diharmoniskan dengan dekrit predestinasi dan irresistible grace dari dewa TULIP.

Jaminan bagi yang merespons Injil dan datang: “dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang.”

Warning: Kalian tidak berhak menambahkan kepada ayat ini hal yang TIDAK ADA dalam ayat ini.

Apa itu?

Kalian tidak berhak mengubah active voice dari barangsiapa/individu yang aktif perform kata kerja DATANG menjadi pasif dilahirkan kembali! Allah Roh Kudus juga tidak bisa diajak sekongkol untuk menyebut hal aktif sebagai pasif!

Membaca TULIP ke dalam ayat ini BUKAN mempelajari firman ini tetapi menambahkan dan mengubah aktif menjadi pasif. Ini sebuah hujatan!

Aktive voice dari kata kerja DATANG dimana individunya aktif bertindak ini adalah kata kerja yang diilhamkan Roh Kudus.

Apa yang diilhamkan Roh Kudus, tidak boleh dibatalkan oleh karena ilham gadungan dari TULIP.

Janganlah nekat membeo Stephen Tong dan antek2nya melawan struktur dan isi firman Allah!

Stop imani TULIP dan mulai imani firman Allah!


REFORMED INJILI TULIP, KEPERCAYAAN TANPA DASAR ALKITAB

Kita menantang calvinis reformed untuk tunjuk benar2 dari dalam ayat2 firman Allah dasar2 kuat untuk menganut calvinis TULIP.

Kebanyakan cuma membeo satu sama lain. Si A berkata ini itu langsung dianggap mutlak. Stephen Tong berkata aaaaaaaaaaaa, langsung pembeo2 se STTRI dan SAAT Malang langsung telan bulat2.

Tetapi apa ada dasar kuat dalam teks2 firman Allah?

1. Mana indikator2 dan pengajaran dari statement2 eksplisit dalam firman yang mengajar bahwa hanya sebagain orang yang dipredestinasi-lah yang bisa meresponi Injil?

2. Mana indikator2 dan pengajaran dari statement2 eksplisit dalam firman yang mengajar bahwa orang berdosa bisa selamat tanpa personal response terhadap pelayanan Roh Kudus dalam Injil?

3. Mana indikator2 dan pengajaran dari statement2 eksplisit dalam firman yang mengajar bahwa Yesus mati di salib hanya bagi orang2 yang dipredestinasi untuk percaya?

4. Mana indikator2 dan pengajaran dari statement2 eksplisit dalam firman yang mengajar bahwa orang pilihan diregenerasi sebelum mendengar dan sebelum meresponse Injil?

5.  Mana indikator2 dan pengajaran dari statement2 eksplisit dalam firman yang mengajar bahwa Allah mempredestinasi sebagain orang untuk masuk neraka?

6. Mana indikator2 dan pengajaran dari statement2 eksplisit dalam firman yang mengajar bahwa predestinasi yang mengakibatkan orang menerima atau menolah Injil?

Calvinis reformed injili, khusus TULIP tidak bisa diaffirm dari dalam text firman Allah manapun.

Aliran ini tidak didukung firman Allah.

Aliran ini mengutap ngutip Alkitab supaya kelihatannya Akitabiah tetapi sebenarnya intinya bukan ajaran firman Allah!

Friday, July 20, 2012

AYAT2 KUNCI YANG MENGUNCI TULIP REFORMED INJILI, Yoh 5:24-25

Menurut calvinis reformed injili: orang berdosa yang masih hidup tidak bisa/mampu percaya Yesus; tetapi sabda Yesus orang mati bisa percaya Yesus.

“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup. 25 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya saatnya akan tiba dan sudah tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah, dan mereka yang mendengarnya, akan hidup.” Yoh 5:124-25

TULIP menuntut kebalikan dari sabda Yesus. TULIP menuntut agar calvinis mengajar bahwa orang berdosa TIDAK BISA percaya Yesus; walaupun Yesus bersabda sebaliknya.

Para calvinis di STTRI dan SAAT membeo Stephen Tong terus berkutat melawan sabda Yesus agar harmonis dengan TULIP.

Mendengar . . . dan percaya” dua2nya kata kerja aktif. Secara linguistic gramatik kata kerja aktif menunjuk keterlibatan aktivitas kemauan.

Irresistible grace-nya TULIP menunjuk kebalikannya: no will, no ability & passivity! Tetapi hal itu TIDAK ADA ato tidak inherent dalam nats!

Point: Irresistible grace dan pasivitas TULIP tidak bisa diharmoniskan dengan struktur nats ini.

Akibatnya: para calvinis ngotot mempropagandakan meninggikan Irresistible grace TULIP dengan menolak sabda Yesus apa adanya!

Definite artikel HO, the one hearing dan (the one) believing” dalam ayat ini adalah orang yang sama. Satu definite artikel HO + 2 kata kerja, mendengar dan percaya memiliki SINGLE result yaitu “memiliki hidup kekal.”

Point: Bukan hidup kekal diberi dulu, lalu mendengar dan percayanya menyusul; sebagaimana kata para calvinis reformed injili. Itu terbalik dari apa kata nats ini.

Orang yang mendengar dan percaya itulah yang ber-“pindah dari dalam maut ke dalam hidup,” juga dalam bentuk active voice—active meaning artinya ada operasi kemauan keputusan!

Struktur kata kerja aktif keseluruhan ayat ini: dari mendengar, percaya, mendapat, pindah menunjuk pada orang yang disebut mati itu yang bertindak aktif.

Point: Disebut mati tetapi TIDAK disebut mati ability ato total inability ato lahir baru lalu percaya; Justru sebaliknya: orang mati itulah yang berkemauan dan bertindak aktif.

Point: Dari struktur ayat tidak ada Irresistible grace dan passivitas.

Kaum calvinis reformed harus menolak STRUKTUR firman sebagai pembawa MAKNA yang disabdakan Yesus untuk tetap mempropagandakan TULIP irresistible grace yang tidak ada dalam nats bahkan bertentangan dengan sabda Yesus.

Thursday, July 19, 2012

AYAT KUNCI CALVINIS REFORMED INJILI: Roma 5:12

Salah satu ayat kunci atau mengunci atau meng-KO calvinis reformed injili adalah Roma 5:12.

Stephen Tong dan antek2nya di STTRI sudah lebih duluan menganut TULIP baru ngebacain TULIP ke dalam seluruh Alkitab, tidak luput ayat ini.

Salah satu dogma yang absolut dari reformed injili yaitu: sebagian orang dipredestinasi masuk surga, dan sisanya dipredestinasi masuk neraka!

Referensi mutlak reformed injili BUKAN Alkitab, tetapi The Westminster Confession of Faith. Kita kutip dikit di bawah ini.

Menurut dokumen Westminter, orang2 yang tidak dipilih, yaitu orang2 yang dibenciNya yang di-reprobated, dilewati untuk dicelakain dibinasakan dalam neraka--mereka dibinasakan demi kepujian keadilanNya yang mulia (“the praise of his glorious justice” -  The Westminster Confession of Faith, III.VII)

Romans 5:12 says: “Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia (ton kosmon), oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang (anthropous), karena semua orang telah berbuat dosa.”

Tetapi dari DALAM nats2 "dunia/semua orang" seperti ini TIDAK ada legitimasi dipilih pilah antara orang pilihan dan non-pilihan! Kenapa? Karena TIDAK ADA INDIKATOR inherent dalam text atau konstruksinya yang mendukung dunia/semua orang dibelah menjadi pilihan dan non-pilihan!

Dunia” berkedudukan sebagai obyek dalam kalimat ini--dunia yang dimasuki dosa. “Semua orang” juga berkedudukan sebagai obyek yang ditimpa maut. Jadi secara sintaksis: “dunia” dan “semua orang” adalah SAMA.

Untuk dibelah menjadi orang pilihan dan non-pilihan: (1) menyangkali hukum tata bahasa yang bisa disikut sana sini sesuka hati; (2) mengabsolutkan pilihan dan non-pilihan meskipun TIDAK ADA dalam ayat ini.

Frasa terakhir ayat ini berkata “semua orang telah berbuat dosa.” Di sini “semua orang” berfungsi dalam kalimat sebagai SUBYEK yang melakukan kata kerja “berbuat dosa.”

“Dunia” dan “semua orang” adalah orang2 yang sama.

Ini pula “dunia/semua orang” yang dikasihi Allah. Yang dalam Yoh 3:16 BISA diselamatkan melalui SATU syarat: percaya!

Secara sintaksis adalah mustahil untuk membelah “dunia/semua orang” menjadi orang pilihan yang dikasihi dan orang non-pilihan yang dilewati dan dicelakakan demi “the praise of his glorious justice.”

Ini ajaran celaka yang mencelakakan tetapi jelas2 bukan ajaran dari firman Allah!

Tidak ada itu ajaran celaka yang dikatakan Westminter!

Tetapi ITULAH yang diimani para calvinis reformed injili. 

Dengan sembarangan membenarkan semua berdasarkan (1) TULIP yang mahakuasa; dan (2) alasan Kedaulatan Allah diapilikasi membabi buta!

Hayaaaaaaaaaaaaaaa   bo siaulaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!

AYAT2 KUNCI CALVINIS REFORMED INJILI

Berikut ini ayat2 kunci calvinis reformed injili.

1 John 2:2 berkata, “Dan Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia (holou tou kosmou).”

Seluruh dunia” sama dengan “dunia secara menyeluruh.” Seluruh berfungsi sebagai predikat. Seluruh = entire.

Frase dan struktur sama dipakai Yohanes dalam 1 Yoh 5:19 “Kita tahu, bahwa kita berasal dari Allah dan seluruh dunia (ho kosmos holos) berada di bawah kuasa si jahat.”

Frase sama dipakai Yohanes mengajar bahwa Yesus mati bagi dosa kita (gereja); tetapi bukan saja dosa kita tetapi dosa seluruh dunia.

Yohanes juga pakai frase sama mengajar bahwa seluruh dunia di bawah si jahat.

Kalo kalian calvinis reformed injili seenak udel nganggap “seluruh dunia” di ayat 2:2 adalah orang pilihan; dan “seluruh dunia” dalam 5:19 adalah semua orang; itu merupakan cara baca firman semau gue gaya reformed injili. Itu namanya PEN-TULIP-AN teks firman!

Let the word speaks.

Kenapa Yesus, Adam II mati bagi seluruh umat manusia?

Roma 5:12 berkata: “Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.”

Dunia dijelasin dalam ayat sebagai: “semua orang.”

Apakah oleh calvinis reformed injili ayat ini akan diinjili (oh bukan diinjili, tetapi DI-TULIP-IN) juga menjadi “orang pilihan?”

Stephen Tong dan kroni2nya di STTRI anggap ayat2 ini ayat kucing jadi mereka rame2 langsung membaca nats2 ini tanpa panjang pikir dibaptiskan oleh TULIP dan DI-TULIP-KAN menjadi limited atonement--Yesus mati hanya bagi orang pilihan!

Bayangkan nats yang jelas2 bicara unlimited atonement bisa disulap menjadi limited atonement.

Mujizat. Mujizat TULIP! TULIP benar2 mujarab!





PARA CALVINIS REFORMED INJILI TERCEKIK TULIP

Stephen Tong dan kroni2nya di STTRI dan di SAAT Malang tercekik si TULIP, terbelenggu dan didikte si TULIP tiap kali mereka membaca Alkitab.

Akibat dipagut total inabilitynya Total Depravity, Tong dan kroni2nya menganut yang disebut freedom gadungan ato compatibilisme.

Compatibilisme gadungan a la reformed injili: affirms determinisme dan free will sekaligus. Sama seperti bilang: minyak bukan air; dan air dan minyak itu satu!

Tuhan mengubah kemauan oleh irresistible grace melalui regenerasi secara sejati dan orang free menjadi percaya.

Dalam agama ini si individu yang ‘dikerjain’ untuk percaya Yesus, tidak punya ability untuk percaya selain yang ditentukan. Ato: karena dipilih maka si individu itu mau tidak mau tidak ada pilihan lain—dekrit election yang ultimately buat dia jadi percaya!

Tuhan paksakan regenerasi supaya orang “free” menggunakan iman untuk percaya, TETAPI TIDAK BISA MILIH lain dari yang DITENTUKAN.

Ini logika gila: Free tetapi tidak free.
Sama dengan: Faith alone, but faith . . . is not alone!

Kalo reformed injili ngomong kedaulatan maksudnya coercion, pemaksaan. Kebebasan: hanya bisa milih sesuai yang dipredestinasi.

Free sesuai yang dipredestinasi!

Alkitab affirms kedaulatan Allah tanpa menginjak2 kebebasan manusia. Teologi macam manapun tidak bisa di-affirm MELAWAN firman Allah!

Adalah hujat kalau orang affirm sebuah ajaran yang menyangkali mengakali firman yang jelas.

Active voice (barangsiapa percaya) dalam perintah2 (imperative mood), pertama menekankan orang/subyek YANG BERTINDAK AKTIF; sedangkan dalam imperative mood “Percaya” (Kis 16:31)—perintah mengasumsi KEMAUAN AKTIF dimilik yang menerima perintah!

Singkat kata: reformed injili harus menyangkali firman untuk menganut irresistible grace.

Allah berdaulat dan Dia beri manusia REAL freedom of choice. Real free dan real choice!

Cara2 licik calvinis reformed mengakali firman untuk menegakkan limited atonement-nya TULIP adalah satu contoh TULIP dipertuhankan dan Alkitab dipermak untuk setuju dengan TULIP.

Mustahil tanpa TULIP bisa membacakan limited atonement ke ayat2 tentang Yesus mati bagi “semua,” bagi seluruh “dunia” dalam Yoh 1:29; Yoh 3:16, dan 1 Tim 2:4-6 lalu dipelintir menjadi mati bagi orang pilihan.

D. A. Carson, seorang calvinis juga mengaku bahwa kata “dunia” ini tidak bisa diperkosa menjadi “orang pilihan.”

Blunder besar lainnya dari para reformed injili, kroni2nya Stephen Tong di STTRI dan di SAAT Malang yaitu blunder “negative inference fallacy” (which says the proof of a proposition does not disprove its converse).

Tong dan antek2nya keliru besar menganggap bahwa kalo Alkitab ada berkata bahwa Kristus mati bagi para “domba,” bagi “gereja” atau bagi “teman2nya” berarti Dia tidak mati bagi dunia. Ini blunder “negative inference fallacy.”

Coba saja logika goblok itu dipakai atas Gal 2:20 “Kristus mati bagiku”—apa itu berarti CUMA MATI LIMITED bagi Paulus?

Kenapa lo reformed injili tidak pake logika goblok itu untuk batasi atonement hanya bagi 1 orang?

Kalo lo pake blunder "negative inference fallacy" di Yohanes 1:29 bahwa Yesus hanya mati bagi dunia; kenapa you tidak aplikasi negative inference di Galatia 2:20 bahwa Yesus mati bagi Paulus karena itu NEGATIVE inferencenya: Yesus tidak mati bagi siapapun selain Paulus?

Dasar otak udang! Percuma lo makan makanan kemurahan Tuhan dan otakmu di parkir saja untuk bisanya membeo si Tong.

Kepana mati bagi “gereja” harus berarti tidak mati bagi dunia?

Karena kalian sembah TULIP! Nga aga lainnya!

Karena dengan membacakan Limited Atonement ke dalam nats2 firman kalian bisa nnyanyi: "nyamanlah, nyamanlah TULIPku!